MUDA BERSUARA: LITERASI KEBIJAKAN PUBLIK DAN HUKUM ERA KONTEMPORER

  • Rizky Amalia Putri Universitas Jenderal Soedirman
  • Jihan Nurul Hanifah Universitas Jenderal Soedirman
  • Sya'ban Amalia Nurrizky Universitas Jenderal Soedirman
  • Muhammad Luthfi Ghani Al-Khafili Universitas Jenderal Soedirman
  • Isty Mustikaningtyas Wahyuningsih Universitas Jenderal Soedirman
  • Titi Rachmawati Universitas Jenderal Soedirman
  • Suci Lestari Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Generasi muda memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi dan proses kebijakan publik. Namun, kesadaran mengenai pentingnya partisipasi belum selalu diikuti pemahaman terhadap mekanisme kebijakan dan hak partisipasi secara hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi kebijakan publik dan hukum sebagai dasar peningkatan kapasitas kepemimpinan muda dan partisipasi warga. Kegiatan dilaksanakan bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Purbalingga melalui pendekatan edukatif-partisipatif dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, diskusi berbasis kasus, serta praktik penyampaian aspirasi. Program dikembangkan sebagai hilirisasi hasil penelitian tim pengusul mengenai keterlibatan generasi muda dalam kebijakan publik dan hukum. Hasil survei pendahuluan terhadap 567 responden menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran, pemahaman, dan keterlibatan nyata. Sebanyak 96,3% responden mengetahui adanya partisipasi publik, tetapi hanya 43,7% yang memahami proses perumusan kebijakan dan 19,2% yang pernah terlibat langsung dalam proses kebijakan. Selain itu, hanya 45% responden mengetahui hak partisipasi mereka secara hukum. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara hybrid untuk memperluas akses sekaligus mempertahankan ruang interaksi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kasus dan diskusi persoalan publik membantu peserta menghubungkan konsep kebijakan dan hukum dengan pengalaman sehari-hari. Kegiatan juga menghasilkan ruang dialog untuk mengembangkan gagasan dan aspirasi kebijakan. Keberlanjutan program diarahkan melalui pendampingan, jejaring komunikasi, dan penguatan fasilitator muda.

References

254 Youth Policy Cafe. Enhancing Youth Participation in Public Policy Making Process. Youth Engaging for Inclusion. 2023.
Pemerintah Indonesia. Tantangan besar, Asta Cita, dan keberlanjutan pembangunan. Portal Resmi Indonesia. 2024.
Putri RA. Demokrasi dalam Krisis Partisipasi: Perlukah Membangun Pendidikan Kebijakan Publik dan Hukum untuk Generasi Muda? Jurnal Ilmu Administrasi Negara (AsIAN). 2025;13(1):1–15.
Putri RA, Silvia T. The Role of Generation Z in Public Policy: From Fun Work to SDGs. International Journal of Social Science and Human Research. 2025;8(04):2137–2143.
Putri RA, Marlina, Zain D. Reimagining Public Policy and Legal Education for Youth Civic Engagement in Indonesia: Bridging Structural Capacity Gaps. Administratio. 2025;16(2).
Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Jakarta: Sekretariat Negara; 2009.
Sulastri, Setiawati, Setiana E. Sosialisasi Pentingnya Partisipasi Politik bagi Generasi Muda [Socialization of the Importance of Political Participation for the Younger Generations]. WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2024;3(2):33.
Witianti S, Solihah R. Faktor kegagalan dan upaya mengatasinya dalam proses perumusan kebijakan publik partisipatif di Indonesia. Dalam: Indonesia yang Berkeadilan Sosial tanpa Diskriminasi. Universitas Terbuka; 2019. p. 635–649.
Published
2026-10-02
How to Cite
PUTRI, Rizky Amalia et al. MUDA BERSUARA: LITERASI KEBIJAKAN PUBLIK DAN HUKUM ERA KONTEMPORER. Jurnal Pengabdian Masyarakat Administrasi Publik (APdimas), [S.l.], v. 3, n. 2, p. 59-69, oct. 2026. ISSN 3064-2272. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jpm/article/view/22819>. Date accessed: 06 oct. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/jpm.v3i2.22819.

Most read articles by the same author(s)