Post-Publication Discussion

KEBIJAKAN DISKUSI PASCAPENERBITAN
(Post-Publication Discussion Policy)
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research (JABER)

1. Kebijakan Umum
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research (JABER) berkomitmen untuk menjaga integritas, transparansi, akurasi, dan kualitas publikasi ilmiah melalui penyediaan mekanisme diskusi dan evaluasi terhadap artikel yang telah diterbitkan.
JABER menyadari bahwa proses evaluasi ilmiah tidak berhenti setelah suatu artikel dipublikasikan. Kritik konstruktif, pertanyaan ilmiah, temuan baru, serta interpretasi alternatif terhadap hasil penelitian merupakan bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Oleh karena itu, JABER memberikan kesempatan kepada pembaca, peneliti, penulis, dan masyarakat akademik untuk menyampaikan komentar, pertanyaan, kritik ilmiah, atau laporan mengenai artikel yang telah diterbitkan.
Kebijakan ini disusun dengan mengacu pada prinsip Committee on Publication Ethics (COPE), khususnya mengenai Post-Publication Discussions and Corrections.

2. Tujuan Diskusi Pascapenerbitan
Diskusi pascapenerbitan bertujuan untuk:
1. Mendorong komunikasi ilmiah yang terbuka, objektif, dan bertanggung jawab.
2. Memberikan kesempatan kepada pembaca untuk menyampaikan kritik, pertanyaan, atau interpretasi alternatif terhadap artikel yang telah diterbitkan.
3. Memfasilitasi klarifikasi ilmiah antara pembaca, penulis, dan dewan editor.
4. Mengidentifikasi kemungkinan kesalahan dalam penyajian data, metode, analisis, maupun interpretasi hasil penelitian.
5. Mendukung perbaikan dan penyempurnaan rekam ilmiah melalui mekanisme koreksi, klarifikasi, atau tindakan editorial lainnya.
6. Menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat akademik terhadap publikasi JABER.

3. Ruang Lingkup Diskusi
Diskusi pascapenerbitan dapat mencakup:
a. Substansi Ilmiah
Pertanyaan atau tanggapan mengenai kebaruan, pendekatan penelitian, interpretasi hasil, dan kontribusi ilmiah artikel.
b. Metodologi Penelitian
Kritik atau klarifikasi terkait rancangan percobaan, teknik pengambilan sampel, metode pengukuran, validitas data, analisis statistik, dan keterulangan hasil penelitian.
c. Hasil dan Pembahasan
Perbedaan interpretasi hasil penelitian, ketidaksesuaian antara data dan kesimpulan, atau temuan ilmiah baru yang relevan dengan artikel yang diterbitkan.
d. Kesalahan Teknis dan Editorial
Kesalahan penulisan, perhitungan, tabel, gambar, persamaan, satuan, referensi, atau informasi lain yang berpotensi memengaruhi pemahaman pembaca.
e. Etika dan Integritas Penelitian
Dugaan pelanggaran etika publikasi, seperti plagiarisme, fabrikasi atau falsifikasi data, manipulasi gambar, publikasi ganda, konflik kepentingan yang tidak diungkapkan, atau permasalahan kepengarangan.
Laporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etika penelitian akan ditangani melalui mekanisme pemeriksaan etika publikasi dengan memperhatikan kerahasiaan, objektivitas, dan hak pihak-pihak terkait.

4. Mekanisme Penyampaian Diskusi
Pembaca, peneliti, atau pihak lain yang ingin menyampaikan tanggapan terhadap artikel yang telah diterbitkan dapat menghubungi dewan editor JABER melalui:
Email: jaber@unsoed.ac.id
Halaman kontak jurnal:
https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jaber/about/contact
Penyampaian tanggapan diharapkan memuat informasi berikut:
1. Nama dan afiliasi pihak yang menyampaikan tanggapan.
2. Alamat email yang dapat dihubungi.
3. Judul artikel, nama penulis, volume, nomor, tahun terbit, serta DOI atau URL artikel yang dibahas.
4. Uraian pertanyaan, kritik, atau permasalahan secara jelas dan sistematis.
5. Bukti atau referensi ilmiah yang mendukung tanggapan, apabila relevan.
JABER juga dapat mempertimbangkan laporan yang disampaikan secara anonim apabila didukung bukti yang memadai dan memuat persoalan serius terkait integritas publikasi. Identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan kebutuhan pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.
Tanggapan harus disampaikan menggunakan bahasa yang profesional, objektif, dan berorientasi pada substansi ilmiah.

5. Prosedur Penanganan Diskusi Pascapenerbitan
Setiap tanggapan yang diterima akan ditangani melalui tahapan berikut.
Tahap 1. Penerimaan dan Pemeriksaan Awal
Dewan editor menerima dan mencatat tanggapan, kemudian memeriksa kelengkapan informasi, relevansi substansi, serta kesesuaiannya dengan ruang lingkup diskusi ilmiah.
Tahap 2. Evaluasi Editorial
Editor melakukan penilaian awal untuk menentukan apakah tanggapan merupakan pertanyaan ilmiah, kritik metodologis, usulan koreksi, atau laporan dugaan pelanggaran etika.
Apabila diperlukan, editor dapat meminta pendapat mitra bestari atau pakar independen.
Tahap 3. Klarifikasi kepada Penulis
Apabila tanggapan memerlukan penjelasan dari penulis artikel, editor akan menghubungi penulis korespondensi dan memberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi, jawaban, atau dokumen pendukung.
Tahap 4. Penilaian dan Keputusan Editorial
Editor mengevaluasi tanggapan dan klarifikasi secara objektif untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Tahap 5. Penyampaian Hasil
Hasil evaluasi disampaikan kepada pihak terkait. Apabila tanggapan memiliki nilai ilmiah yang penting bagi pembaca, JABER dapat menerbitkan diskusi dan tanggapan penulis sebagai komentar ilmiah, surat kepada editor (letter to the editor), atau bentuk komunikasi akademik lainnya sesuai kebijakan editorial jurnal.
Apabila penulis tidak memberikan tanggapan, editor tetap dapat melanjutkan evaluasi berdasarkan bukti yang tersedia dengan memperhatikan prinsip keadilan dan kehati-hatian.
Jangka waktu penanganan disesuaikan dengan kompleksitas permasalahan, kebutuhan penelaahan, dan proses klarifikasi. Editor akan mengupayakan penyelesaian secara tepat waktu dan menginformasikan perkembangan penting kepada pihak terkait.

6. Ketentuan dan Etika Diskusi
Seluruh diskusi pascapenerbitan wajib memperhatikan prinsip berikut:
1. Kritik dan tanggapan harus berfokus pada isi serta kualitas ilmiah artikel, bukan menyerang pribadi penulis.
2. Setiap pendapat atau sanggahan perlu didasarkan pada argumentasi ilmiah, data, atau referensi yang dapat dipertanggungjawabkan.
3. Pernyataan yang mengandung penghinaan, diskriminasi, ancaman, atau tuduhan tanpa dasar yang memadai tidak akan diterima untuk dipublikasikan.
4. Pihak yang menyampaikan kritik dan penulis artikel harus diberikan kesempatan yang adil untuk memberikan penjelasan.
5. Editor wajib menjaga independensi dan menghindari konflik kepentingan dalam menangani diskusi.
6. Informasi yang bersifat rahasia, termasuk identitas pelapor yang dilindungi dan data pribadi, tidak boleh dipublikasikan tanpa dasar yang sah.
Dewan editor berhak melakukan moderasi terhadap tanggapan yang tidak sesuai dengan prinsip komunikasi ilmiah dan etika publikasi.
Perbedaan pendapat ilmiah yang didukung argumentasi dan bukti memadai tidak dianggap sebagai pelanggaran etika hanya karena menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

7. Tindak Lanjut Hasil Diskusi
Berdasarkan hasil evaluasi, JABER dapat mengambil tindakan berikut.
a. Klarifikasi Ilmiah
Memfasilitasi penjelasan dari penulis terhadap pertanyaan atau kritik yang diajukan pembaca.
b. Publikasi Komentar dan Tanggapan
Menerbitkan komentar ilmiah dan tanggapan penulis apabila diskusi dinilai memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan.
c. Koreksi Artikel (Correction)
Menerbitkan pemberitahuan koreksi apabila ditemukan kesalahan yang perlu diperbaiki, tetapi tidak menyebabkan kesimpulan utama penelitian menjadi tidak valid.
d. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)
Menerbitkan pernyataan keprihatinan apabila terdapat indikasi serius mengenai keandalan suatu artikel, tetapi pemeriksaan belum menghasilkan kesimpulan yang memadai.
e. Penarikan Artikel (Retraction)
Melakukan penarikan artikel apabila ditemukan bukti bahwa hasil penelitian tidak dapat dipercaya atau terdapat pelanggaran serius yang memenuhi kriteria penarikan sesuai pedoman etika publikasi.
Keputusan koreksi, pernyataan keprihatinan, maupun penarikan artikel dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang memadai dan mengacu pada pedoman COPE serta kebijakan editorial JABER.
Setiap pemberitahuan resmi mengenai perubahan status artikel akan diterbitkan secara transparan, dapat diakses publik, dan ditautkan dengan artikel terkait.

8. Transparansi dan Dokumentasi
JABER berkomitmen untuk mendokumentasikan proses diskusi pascapenerbitan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas rekam ilmiah.
Diskusi yang diterima, keputusan editorial, dan korespondensi terkait akan didokumentasikan oleh dewan editor dengan memperhatikan prinsip kerahasiaan.
Komentar atau tanggapan ilmiah yang disetujui untuk diterbitkan akan disajikan secara terbuka agar dapat diakses oleh pembaca.
Apabila suatu artikel memerlukan koreksi atau penarikan, pemberitahuan resmi harus menjelaskan perubahan atau alasan tindakan tersebut secara transparan.
Artikel asli tetap dipertahankan sebagai bagian dari rekam publikasi ilmiah, disertai penandaan status yang sesuai, kecuali terdapat alasan hukum atau etika yang mengharuskan pembatasan akses.

9. Independensi Editorial
Seluruh keputusan dalam penanganan diskusi pascapenerbitan dilakukan secara independen oleh dewan editor JABER.
Afiliasi kelembagaan, hubungan profesional, kepentingan finansial, maupun kedudukan akademik penulis atau pihak yang menyampaikan tanggapan tidak boleh memengaruhi objektivitas proses evaluasi.
Apabila editor memiliki konflik kepentingan terkait artikel yang dipermasalahkan, penanganan kasus harus dialihkan kepada editor lain yang independen.

10. Acuan Kebijakan
Kebijakan Diskusi Pascapenerbitan JABER disusun dengan memperhatikan prinsip-prinsip etika publikasi ilmiah, khususnya:
1. Committee on Publication Ethics (COPE). Core Practices: Post-Publication Discussions and Corrections.
https://publicationethics.org/
2. COPE Council. Handling of Post-Publication Critiques.
https://doi.org/10.24318/o1VgCAih
3. COPE. Retraction Guidelines and Publication Ethics Resources.
https://publicationethics.org/guidance
Melalui kebijakan ini, JABER berkomitmen untuk membangun komunikasi ilmiah yang terbuka, konstruktif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan guna menjaga kualitas serta kepercayaan terhadap publikasi ilmiah di bidang teknik pertanian dan biosistem.