Peran Budaya Tionghoa Dalam Perkembangan Motif Batik Desa Trusmi Sebagai Produk Unggulan Di Cirebon
Abstract
Industri Batik Trusmi Cirebon telah menjadi bagian dari daya tarik wisatawan dari berbagai daerah, baik dari wisatawan lokal maupun manca negara. Salah satu negara yang memilik peran penting terhadap motif Batik Trusmi Cirebon yaitu negara Tiongkok. Sebab negara Tiongkok telah mempunyai sejarah dan makna yang sama sehingga motif tersebut telah mengalami akulturasi antar budaya Cirebon dengan budaya Tionghoa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat berbagai peran budaya Tionghoa dalam mengembangkan motif Batik Trusmi Cirebon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi etnografi . Dengan teknik studi etnografi di lapangan melalui berbagai pengumpulan data melalui wawancara, pengumpulan dokumentasi dan mereduksi data. Sedangkan teori yang digunakan adalah teori representasi untuk mendapatkan berbagai variasi, motif pembeda dan pemaknaannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya Tionghoa memiliki peran dari berbagai unsur seperti pewarnaan, motif dan pemaknaan. Salah satu motif yang tampak jelas yaitu motif mega mendung yang asli berasal dari warga Cirebon, kemudian setelah datang Putri Ong Tien dan rombongannya, maka motif tersebut telah mengalami berbagai perkembangan dengan berbagai variasi, dan kaya akan motif tambahan hingga motif tersebut dapat dijadikan icon Cirebon dan Batik Trusmi Cirebon sebagai produk unggulan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







.png)
1.png)

