Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Pelafalan Bahasa Mandarin Siswa Kelas XA SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media audio-visual terhadap kemampuan pelafalan konsonan, vokal, dan nada bahasa Mandarin pada siswa kelas XA SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus dengan pendekatan kuantitatif serta desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa, dan instrument yang digunakan berupa tes pelafalan yang menilai ketepatan pengucapan pada tiga aspek fonetik. Hasil penelitian siklus 1 menujukkan peningkatan rata-rata skor pada seluruh aspek pelafalan, dan peningkatan tersebut Kembali terjadi pada siklus 2. Uji paired sample t-test menunjukkan bahwa peningkatan yang terjadi signifikan pada semua aspek baik apda siklus 1 maupun siklus 2 (p < 0,001). Selain itu, N-gain pada ketiga spek juga meningkat dari siklus 1 ke siklus 2, meskipun masih berada dalam kategori rendah. Secara keseluruhan, penggunaan media audio-visual terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pelafalan konsonan, vokal, dan nada bahasa Mandarin. Media ini membantu siswa memahami bentuk artikulasi dengan lebih jelas, meningkatkan keakuratan pengucapan, dan memperbaiki kemampuan fonetik secara bertahap.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







.png)
1.png)

