Teori Tindak Tutur Film “Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河)”
Indonesia
Abstrak
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur yang terdapat dalam film Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河), yaitu film Tiongkok yang mengangkat isu sosial tentang perundungan, trauma psikologis, serta perjuangan remaja dalam menghadapi tekanan keluarga dan lingkungan sekolah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindak tutur yang dikemukakan oleh John R. Searle, yang membagi tindak tutur menjadi lima jenis, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik, yang berfokus pada analisis percakapan tokoh utama untuk mengungkap makna dan fungsi yang mengungkapkan ucapan sebagai tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur ekspresif dan direktif merupakan jenis yang paling dominan dalam film tersebut. Dominasi kedua jenis tindak tutur ini mencerminkan kondisi emosional para tokoh yang mengalami tekanan sosial dan konflik batin, sekaligus menggambarkan cara mereka mengekspresikan perasaan serta memengaruhi tindakan orang lain. Melalui analisis ini, dapat dipahami bahwa bahasa dalam film Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河) tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai media penyampaian emosi, kekuasaan, dan bentuk perlawanan sosial dalam kehidupan remaja Tiongkok zaman sekarang.
Kata kunci: tindak tutur, pragmatik, film Tiongkok, Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河)
Abstract: This study aims to analyze the forms and functions of speech acts found in the Chinese film Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河), a movie that highlights social issues such as bullying, psychological trauma, and the struggles of teenagers in dealing with family pressure and school environments. The theoretical framework used in this research is John R. Searle’s speech act theory, which categorizes speech acts into five types: assertives, directives, commissives, expressives, and declaratives. This research employs a qualitative descriptive method with a pragmatic approach, focusing on the analysis of conversations among the main characters to reveal how utterances function as actions. The results show that expressive and directive speech acts are the most dominant types found in the film. The dominance of these categories reflects the emotional states of the characters who experience social pressure and inner conflict, as well as their ways of expressing feelings and influencing others’ actions. Through this analysis, it is evident that language in Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河) serves not only as a means of communication but also as a medium for conveying emotions, power, and forms of social resistance in the lives of contemporary Chinese youth.
Keywords: speech acts, pragmatics, Chinese film, Cry Me a Sad River (悲伤逆流成河)
摘要:本研究旨在分析中国电影《悲伤逆流成河》中所出现的言语行为形式及其功能。该影片主要呈现校园霸凌、心理创伤,以及青少年在家庭压力与学校环境中所经历的挣扎等社会问题。本研究以约翰·塞尔(John R. Searle)的言语行为理论为基础,将言语行为分为五类:断言类、指令类、承诺类、表达类和宣告类。研究采用描述性定性方法与语用学视角,通过分析主要人物的对话来揭示言语如何作为一种行动发挥作用。研究结果显示,表达类与指令类言语行为在影片中最为突出。这两类言语行为的主导地位反映了人物在社会压力与内心冲突下的情绪状态,并体现了他们表达情感以及影响他人行为的方式。通过本研究可以看出,《悲伤逆流成河》中的语言不仅是沟通工具,也是传达情绪、权力关系与社会反抗的重要媒介,体现了当代中国青少年的生活现实。
关键词: 言语行为、语用学、中国电影、《悲伤逆流成河》
