HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI, VITAMIN C, DAN KEBIASAAN SARAPAN TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR DI SMA TAMAN MADYA 5

Main Article Content

Isti Istianah

Abstract

Konsentrasi merupakan suatu kemampuan untuk memfokuskan pikiran. Kekurangan asupan zat besi merupakan salah satu penyebab anemia yang akan berdampak mrnurunnya konsentrasi belajar, vitamin c juga berperan untuk membantu proses penyerapan zat besi. Sarapan pagi juga merupakan hal yang penting untuk meningkatkan konsentrasi karena merupakan pasokan energi untuk otak yang paling baik untuk berkonsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara asupan zat besi, vitamin c dan kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi belajar di SMA Taman Madya 5. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel berjumlah 36 siswi kelas 10 dan 11 yang diambil dengan teknik purposive sampling pada bulan Februari 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan tes konsentrasi menggunakan picture completion, melakukan survei konsumsi asupan zat besi dan vitamin c dengan metode SFFQ dan wawancara kebiasaan sarapan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan  tidak ada hubungan asupan zat besi terhadap konsentrasi belajar dengan nilai p-value 0,370, tidak ada hubungan asupan vitamin c terhadap konsentrasi belajar dengan nilai p-value 1,000 dan Ada hubungan kebiasaan sarapan terhadap konsentrasi belajar dengan nilai p-value 0,003.

Article Details

How to Cite
ISTIANAH, Isti. HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI, VITAMIN C, DAN KEBIASAAN SARAPAN TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR DI SMA TAMAN MADYA 5. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 189-202, nov. 2020. ISSN 2599-2465. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/jgps/article/view/2769>. Date accessed: 26 feb. 2021. doi: https://doi.org/10.20884/1.jgipas.2020.4.2.2769.
Section
Articles