EDUKASI PENGELOLAAN SCREEN TIME UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GAWAI PADA ANAK DI MDTA HIKMATUL ULUM

  • Sierfi Rahayu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Tiwi Rizkiyani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Nikki Prafitri Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yeni Khoerunnisa Agustiani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Abstract

Penggunaan gawai pada anak usia dini di Indonesia terus meningkat dan sering kali melampaui durasi screen time yang direkomendasikan oleh World Health Organization, yaitu maksimal satu jam per hari untuk anak usia 2–4 tahun dan tanpa screen time untuk anak di bawah usia tersebut (WHO, 2019). Survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan bahwa 79% anak menggunakan gawai bukan untuk keperluan belajar dan 76,8% anak diizinkan menggunakan gawai di luar jam belajar tanpa aturan yang jelas dari orang tua (KPAI, 2020; Riana, 2021). Kondisi serupa ditemukan pada para siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Hikmatul Ulum, sehingga diperlukan edukasi mengenai pengelolaan screen time untuk mencegah dampak negatif berupa keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi, risiko miopia, dan hambatan interaksi sosial pada anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para siswa tentang batasan dan strategi pengelolaan screen time yang sehat. Metode kegiatan meliputi dibagi menjadi 3 kegiatan, penjelasan screen time dan dampak, sesi tanya jawab dan kuis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan para siswa meningkat. Dapat disimpulkan bahwa edukasi screen time efektif meningkatkan pemahaman wali santri mengenai pengelolaan penggunaan gawai pada anak. Disarankan adanya pendampingan berkelanjutan dan penguatan aturan penggunaan gawai, baik di lingkungan MDTA maupun di rumah.


 


Kata kunci: screen time; gawai; anak usia dini; MDTA

References

Agustina, A., & Hermansyah, H. (2020). Study case control penggunaan smartphone berdasarkan karakteristik anak usia 3–6 tahun di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 151–156. https://doi.org/10.31602/ann.v7i2.3464

Aprilia, E. F., & Thaib, G. (2024). Dampak screen time berlebih terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah Cahaya Paud.

Asmaradhani, D. T. (2024). Perspektif Neuropsikologi mengenai dampak Screen Time terhadap Perkembangan Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol 5. No 1. page 1004-1017.

Baiq Dewi Kamariani & Asrifia Ridwan. (2023). Edukasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) bagi Siswa/Siswi Tingkat Menengah Atas. Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(2), 68–73. https://doi.org/10.58192/karunia.v2i2.886

H. K. Kabali et al., “Exposure and Use of Mobile Media Devices by Young Children,”Pediatrics, vol. 136, no. 6, pp. 1044–1050, Dec. 2015, doi: 10.1542/peds.20152151

Ha, A., Lee, Y. J., Lee, M., Shim, S. R., & Kim, Y. K. (2025). Digital screen time and myopia: A systematic review and dose-response meta-analysis. JAMA Network Open. https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2024.60026

Kabali, H. K., Irigoyen, M. M., Nunez-Davis, R., Budacki, J. G., Mohanty, S. H., Leister, K. P., & Bonner, R. L. (2015). Exposure and use of mobile media devices by young children. Pediatrics, 136(6), 1044–1050. https://doi.org/10.1542/peds.2015-2151

Lee S, Kim D, Shin Y. Screen time among preschoolers: exploring individual, familial, and environmental factors. Clin Exp Pediatr 2024;67:641-50. Doi: 10.3345/cep.2023.01014

Mayenti, F., & Sunita, I. (2018). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Pekembangan Anak Usia Dini Di PAUD Dan TK Taruna Islam Pekanbaru. Jurnal Photon, 9(1).

Nikken, P., & Jansz, J. (2014). Developing scales to measure parental mediation of young children's internet use. Learning, Media and Technology, 39(2), 250–266. https://doi.org/10.1080/17439884.2013.782038

Rahmahwidyaningrum. (2023). Dampak screen time berlebih terhadap perkembangan bahasa anak di Posyandu Balita Tunas Mekar Dusun Monggang. ABDIMAS Madani, 5(1). https://doi.org/10.36569/abdimas.v5i1.133

Riana, F. (2021, 6 Januari). Survei KPAI: 76,8 persen anak gunakan gawai di luar jam belajar. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/survei-kpai-76-8-persen-anak-gunakan-gawai-di-luar-jam-belajar-550648

Setyarini, D. I., dkk. (2023). Analisis dampak screen time terhadap potensi tantrum dan perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2496–2505. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3376

Wulandari, H., & Sary, K. (2024). Pengaruh Screen Time untuk Anak Usia Dini bagi Perkembangan Emosi dan Bahasa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12), 304–308.
Published
2026-10-11
How to Cite
RAHAYU, Sierfi et al. EDUKASI PENGELOLAAN SCREEN TIME UNTUK MENCEGAH DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GAWAI PADA ANAK DI MDTA HIKMATUL ULUM. Jurnal Pengabdian Masyarakat Administrasi Publik (APdimas), [S.l.], v. 3, n. 2, p. 70-79, oct. 2026. ISSN 3064-2272. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jpm/article/view/22872>. Date accessed: 23 oct. 2026. doi: https://doi.org/10.20884/jpm.v3i2.22872.