PENDAMPINGAN SERTIFIKASI/STANDARDISASI KELAYAKAN PENGOLAHAN MAKANAN BERBASIS HACCP DI SPPG LAMONGAN KEMBANGBAHU PELANG

  • wahyu fahmi rizaldy Universitas Teknologi Surabaya
  • Moh Makbul Universitas Teknologi Surabaya, Surabaya
  • Novi Angelina Putri Universitas Teknologi Surabaya, Surabaya

Abstract

Penyelenggaraan makanan massal yang aman dan sehat menjadi pilar krusial bagi program pemenuhan gizi nasional di sektor pendidikan. Satuan Pendidikan (SPPG) Lamongan di Kembangbahu memproduksi kapasitas logistik pangan yang masif mencapai 2.700 porsi per hari untuk 2.700 anak sekolah di wilayah sekitar. Namun, analisis situasi awal menunjukkan adanya keterbatasan operasional berupa metode pengolahan konvensional, kurangnya pemahaman higiene staf, dan belum diterapkannya sistem manajemen mutu formal seperti Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penjamah makanan (food handlers) serta mewujudkan standardisasi kelayakan pengolahan makanan berbasis HACCP di SPPG Lamongan. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui pendekatan intervensi partisipatif yang dibagi ke dalam empat tahapan utama, meliputi persiapan (observasi awal), edukasi (pelatihan konseptual), pendampingan aplikatif (penyusunan dokumen mutu), dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi kelayakan sanitasi. Hasil evaluasi program menunjukkan adanya lonjakan pemahaman kognitif staf dapur yang sangat signifikan, dari rata-rata nilai awal sebesar 42% menjadi 88% pada akhir sesi pelatihan. Selain itu, program ini berhasil merumuskan draf regulasi mandiri berupa diagram alir yang terverifikasi serta dokumen Rencana HACCP (HACCP Plan) untuk masakan siap saji. Melalui analisis pohon keputusan (Codex Decision Tree), diidentifikasi tiga Titik Kendali Kritis Utama (CCP), yaitu proses pengolahan/memasak (CCP1), proses pengemasan/pemorsian (CCP2), dan proses distribusi menggunakan mobil box (CCP3). Kesimpulan dari pengabdian ini membuktikan bahwa pendampingan terstruktur mampu menggeser sistem pengawasan tradisional menjadi sistem penjaminan mutu ilmiah yang proaktif demi memitigasi risiko bahaya pangan bagi ribuan anak sekolah.

References

Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M. H., & Andi, R. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat (Suwendi, Basir, & J. Wahyudi (eds.); 2nd ed.). Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Bachmida, E. A., & Afni, N. (2025). Manfaat dan Hambatan Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) pada UMKM produk pangan di Indonesia: Kajian Literatur. Teknologi Pangan Dan Ilmu Pertanian, 3(2), 14–33.
BP, S. M., Darmawan, R. A., Muhadz, M. L., Soerjatisnanta, H., & Prayoga, S. (2025). STRATEGI PENCEGAHAN RISIKO POTENSIAL PADA PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS: PERAN DASAR HUKUM FORMAL DAN SUPERVISI KUALITAS PANGAN YANG KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 5(2), 433–442.
Mulyawati, S. D. (2024). Scoping Review : Manfaat Penerapan Hazard Analysis and Critical Control Points ( HACCP ) dalam Meningkatkan Keamanan dan Mutu Produk Makanan. Journal Occupational Health Hygiene And Safety, 2(2), 250–264.
Yollanda, H. D. (2023). Penerapan Sistem Hazard Analysis Critical Control Point ( HACCP ) pada Produk Asam – Asam Manyung di Kantin PT . Semen Indonesia ( PERSERO ) Tbk. Media Gizi Kesmas, 12(1), 398–409.
Published
2026-04-30
How to Cite
RIZALDY, wahyu fahmi; MAKBUL, Moh; PUTRI, Novi Angelina. PENDAMPINGAN SERTIFIKASI/STANDARDISASI KELAYAKAN PENGOLAHAN MAKANAN BERBASIS HACCP DI SPPG LAMONGAN KEMBANGBAHU PELANG. Jurnal Pengabdian Masyarakat Administrasi Publik (APdimas), [S.l.], v. 3, n. 1, p. 61-75, apr. 2026. ISSN 3064-2272. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jpm/article/view/21685>. Date accessed: 31 july 2026. doi: https://doi.org/10.20884/jpm.v3i1.21685.