METODE DAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN AGAMA

STUDI KASUS PENYULUHAN AGAMA ISLAM DI KABUPATEN SUKOHARJO

  • Amri Syarif Hidayat Universitas Gadjah Mada
  • Syamsul Hadi Universitas Gadjah Mada
  • Subejo Subejo Universitas Gadjah Mada

Abstract

Penggunaan metode dan media komunikasi yang tepat dapat menentukan tercapainya tujuan penyuluhan. Penyuluhan agama Islam yang bertujuan meningkatkan kualitas beragama masyarakat dengan ciri masyarakat semakin relijius dan mampu mengembangkan diri menjadi masyarakat yang shaleh secara sosial merupakan tugas dan fungsi penyuluhan agama Islam. Untuk mencapai tujuan tersebut Penyuluh Agama Islam (PAI) harus mampu mengembangkan metode dan media komunikasi yang tepat dalam setiap rencana kerja penyuluhannya. Penelitian ini hendak mengkaji secara mendalam tentang hal tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan PAI Sukoharjo sebagai studi kasusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang dilakukan oleh PAI Sukoharjo kebanyakan masih menggunakan pendekatan yang bersifat informatif atau menerangkan tentang dasar-dasar agama karena mengkhusukan sasaran pada kelompok binaan yang secara pemahaman agama masih rendah, sehingga tidak meluaskan sasaran ke berbagai kalangan masyarakat. sementara media komunikasi yang sering digunakan pun hanya media konvensional cetak seperti buku, makalah dan buletin. Adapun media lainnya seperti elektronik dan media baru untuk mendukung penyuluhan masih belum banyak dimanfaatkan oleh PAI.

Published
2019-10-31
How to Cite
HIDAYAT, Amri Syarif; HADI, Syamsul; SUBEJO, Subejo. METODE DAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM PENYULUHAN AGAMA. Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 19 - 37, oct. 2019. ISSN 2620-6676. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/acta_diurna/article/view/2130>. Date accessed: 14 july 2020. doi: https://doi.org/10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2130.
Section
Articles