Strategi Komunikasi PLN ULP Baleendah dalam Rangka Pemadaman Listrik Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan
Abstract
PLN Unit Layanan Pelanggan Baleendah adalah sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengurusi seluruh aspek kelistrikan termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selaku penyedia jasa yang memenuhi kebutuhan tenaga listrik khususnya di daerah Baleendah. Untuk menjaga dan meningkatkan kehandalan pasokan listrik, PLN Unit Layanan Pelanggan Baleendah melaksanakan pemeliharaan jaringan di beberapa wilayah. Demi menjamin keamanan dan keselamatan maka lisrik untuk sementara waktu tidak dapat digunakan karena adanya kegiatan tersebut. Pemadaman listrik terjadi dalam waktu yang cukup lama. Hal ini sangat disesalkan oleh masyarakat karena banyak aktivitas yang terhambat akibat pemadaman listrik. Meskipun ada informasi dari perusahaan melalui selebaran kertas namun masyarakat tetap saja tidak puas karena ini kurang efektif dan tidak merata. Rasa tidak puas masyarakat disebabkan adanya pemadaman listrik yang terlalu lama hingga berjam-jam. Pemadaman ini terjadwal oleh PLN dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Akan tetapi, masyarakat belum memahami sepenuhnya manfaat dari pemadaman tersebut. Sehingga banyak masyarakat yang menyalahkan PLN. Maka dari itu penting untuk menjalin komunikasi yang baik di antara PLN dan masyarakat khususnya di daerah Baleendah. Strategi komunikasi yang tepat adalah langkah untuk mencapai keberhasilan dalam membangun hubungan yang berkesinambungan di antara PLN dan masyarakat sekitar.
Kata kunci : strategi, komunikasi, kualitas pelayanan dan pemadaman listik
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Jurnal Widya Komunika menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak cipta atas artikel ilmiah dipegang penuh oleh masing-masing Penulis.
2. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Widya Komunika dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
3. Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau membagikannya di media sosial akademik) dengan tetap mencantumkan informasi publikasi asli dari Jurnal Widya Komunika.




