“CONFUSE EFFECT” DAN “WOW EFFECT”
STRATEGI BRANDING WISATA EDUKASI KAMPUNG COKLAT
Abstract
Di tengah bertumbuhnya desa-desa wisata di Indonesia, Kampung Coklat menjadi salah satu
wahana wisata yang jejak pertumbuhan dan perkembangannya menyita perhatian. Dalam kurun
waktu tidak lebih dari lima tahun Kampung Coklat mampu mengembangkan dan memperluas
bisnis wisatanya dan mempertahankan serta meningkatkan secara terus menerus jumlah
pengunjung. Pertumbuhan dan perkembangan Kampung Coklat juga membawa dampak yang
sangat signifikan bagi kemajuan lingkungan dan daerah, baik secara sosial maupun ekonomi.
Dalam berbagai kasus, keberhasilan pemasaran sebuah wahana atau destinasi wisata berkaitan erat
dengan upaya branding yang dilakukan. Penelitian ini bermaksud mendalami strategi branding
yang dilakukan oleh Kampung Coklat yang mengkategorikan dirinya sebagai wisata edukasi.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan diri peneliti sendiri sebagai
instrumen utama. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, pengamatan di lapangan,
dan wawancara mendalam dengan personil kunci Kampung Coklat sebagai narasumber. Data
primer dan sekunder yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan tehnik analisa
data kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan bahwa
selain rancangan unsur-unsur merek (brand), differentiation dan brand positioning, konsep
“confuse effect” dan “wow effect” menjadi strategi branding yang sangat menentukan
keberhasilan Wisata Edukasi Kampung Coklat.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Jurnal Widya Komunika menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak cipta atas artikel ilmiah dipegang penuh oleh masing-masing Penulis.
2. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Widya Komunika dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
3. Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau membagikannya di media sosial akademik) dengan tetap mencantumkan informasi publikasi asli dari Jurnal Widya Komunika.




