KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL SEBAGAI PENUNJANG KEBERHASILAN PELAKSANAAN KURIKULUM 2013
Abstract
Kurikulum 2013 adalah sebuah kurikulum yang menekankan pendidikan karakter dimana siswa
tidak hanya memiliki kemampuan kognitif, namun juga kemampuan spiritual, sosial, dan
keterampilan yang dipadukan dalam sebuah mata pelajaran. Dalam hal ini guru menggunakan
strategi komunikasi instruksional untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui penggunaan komunikasi instruksional untuk menunjang keberhasilan
pelaksanaan kurikulum 2013. Salah satu bentuk keberhasilan kurikulum 2013 adalah bahwa siswa
dapat turut aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai
teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi instruksional yang
digunakan guru dalam keberhasilan kurikulum 2013 tidak hanya menggunakan komunikasi verbal
dan nonverbal, namun juga bagaimana guru mengkondisikan mood siswa agar dapat menerima
pesan pembelajaran dengan baik. Proses komunikasi dilakukan dengan cara memasukkan pesan
ke dalam permainan, nyanyian, dan bermain peran. Penelitian ini menggunakan teori penguatan
sebagai salah satu strategi komuikasi instruksional yang digunakan guru untuk mendorong
keaktifan siswa.
