ADAPTASI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DAN LINTASBUDAYA MAHASISWA PRODI S1 ILMU KOMUNIKASI
Abstract
Mahasiswa sekarang ini telah memiliki mobilitas untuk mengakses informasi tentang budaya di
wilayah atau negara lain. Namun berbagai kendala dan kesulitan juga sering dialami saat
seseorang berada di wilayah atau negara lain. Kesulitan memahami budaya masyarakat lain
merupakan hambatan dalam komunikasi lintas budaya dan lintas budaya. Penelitian ini dilakukan
dengan metode kualitatif dengan total informan sebanyak 72 siswa. Hasil penelitian menunjukkan,
media internet dan sosial menjadi referensi terpercaya sebagai sumber informasi oleh mahasiswa
untuk mengetahui budaya daerah atau negara lain. Bahasa, makanan, sarana ibadah, dan adat
istiadat yang ada di daerah atau negara lain merupakan kesulitan dan kendala bagi siswa untuk
melakukan komunikasi lintas budaya. Kehati-hatian mengatasi hambatan komunikasi lintas
budaya dilakukan dengan cara menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, belajar dan
memahami budaya masyarakat wilayah atau negara lain, dan mencari informasi tentang budaya
lain melalui internet.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Jurnal Widya Komunika menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak cipta atas artikel ilmiah dipegang penuh oleh masing-masing Penulis.
2. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Widya Komunika dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
3. Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau membagikannya di media sosial akademik) dengan tetap mencantumkan informasi publikasi asli dari Jurnal Widya Komunika.




