BELAJAR MANDIRI (HOMESCHOOLING) SEBAGAI SEBUAH TREND MINAT BELAJAR DI INDONESIA
Abstract
Homeschooling atau belajar mandiri dewasa ini meningkat peminatnya terutama di kalangan
masyarakat menengah ke atas di kota-kota besar Indonesia. Mengetahui peningkatan jumlah
peminat jenis pembelajaran ini menjadi tujuan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara,
observasi dan studi dokumentasi. Lokasi penelitian berada di Rumah Inspirasi yang melaksanakan
proses pembelajaran mandiri buat anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar mandiri
atau homeschooling merupakan sebuah alternatif belajar baru buat keluarga yang mendasarkan
pemilihan pembelajaran buat anak-anaknya yang tidak melalui sekolah formal. Dalam belajar
mandiri diberlakukan metode dan media pembelajaran yang disepakati berdasar karakter dan
kemampuan anak-anak mereka; Dalam model dan metode pembelajaran homeschooling anak
diperlakukan sebagai subyek dalam proses belajar, yang diperhatikan pendapat dan aspirasinya,
bukan hanya menjadi obyek saja; Penggunaan media dalam proses pendidikan belajar mandiri
disesuaikan dengan karakter, minat dan kemampuan anak, serta dalam penyusunan kurikulum,
anak juga harus dilibatkan sehingga mampu membangkitkan minat anak untuk belajar.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Jurnal Widya Komunika menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak cipta atas artikel ilmiah dipegang penuh oleh masing-masing Penulis.
2. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Widya Komunika dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
3. Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau membagikannya di media sosial akademik) dengan tetap mencantumkan informasi publikasi asli dari Jurnal Widya Komunika.




