KOMUNIKASI INSTRUKSIONAL PEMBINA PRAMUKA SIAGA DALAM MEMPERTAHANKAN PRESTASI KEJUARAAN PESERTA DIDIK DI SDN 1 GRENDENG KECAMATAN PURWOKERTO UTARA KABUPATEN BANYUMAS
Abstract
Komunikasi instruksional merupakan proses komunikasi yang dipola dan dirancang secara
khusus untuk mengubah perilaku sasaran dalam komunikasi tertentu ke arah yang lebih baik.
Kata instructional dapat diartikan sebagai pengajaran, pelajaran atau bahkan perintah atau
instruksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan mendeskripsikan
komunikasi instruksional pembina pramuka siaga dalam mempertahankan prestasi kejuaraan
peserta didik SDN 1 Grendeng. Data penelitian diperoleh dari beberapa informan, yakni dua
pembina dari pihak dewan guru dan dua orang dari pihak luar yaitu Racana Soedirman.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Model
analisis data yang diaplikasikan dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif milik Milles
dan Huberman. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dengan cara
membandingkan atau mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh pada
waktu dan dengan alat yang berbeda. Hasil dari penelitian ini adalah Komunikasi instruksional
dalam praktiknya menggunakan komunikasi mekanistis. Metode instruksional yang digunakan
adalah metode latihan, sedangkan model instruksional yang digunakan adalah Classrooms
oriented model. SDN 1 Grendeng bertahan dalam prestasi kejuaraannya adalah karena dukungan
dari pihak sekolah meliputi Kepala Sekolah, Dewan Guru, Komite Sekolah dan BKR juga
dukungan penuh dari para orang tua peserta didik.
Penulis yang menerbitkan artikelnya di Jurnal Widya Komunika menyetujui ketentuan berikut:
1. Hak cipta atas artikel ilmiah dipegang penuh oleh masing-masing Penulis.
2. Penulis memberikan hak publikasi pertama kepada Jurnal Widya Komunika dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
3. Penulis diizinkan untuk menyebarluaskan artikel yang telah diterbitkan di jurnal ini (misalnya: mengunggahnya ke repositori institusi atau membagikannya di media sosial akademik) dengan tetap mencantumkan informasi publikasi asli dari Jurnal Widya Komunika.




