Augmented Reality-Based Digitalization of Banyumas Folktales as a Strategy for Preserving Intangible Cultural Heritage in the Era of Artificial Intelligence
Abstract
Cerita rakyat Banyumas merupakan bagian penting dari warisan budaya takbenda yang mengandung nilai sejarah, sosial, moral, dan kearifan lokal, tetapi keberadaannya menghadapi tantangan akibat perubahan pola konsumsi informasi dan perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model digitalisasi cerita rakyat Banyumas berbasis Augmented Reality (AR) sebagai strategi pelestarian dan penguatan literasi budaya di era Artificial Intelligence (AI). Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, uji coba, dan evaluasi produk. Sumber data penelitian meliputi cerita rakyat Banyumas, dokumentasi budaya, serta hasil wawancara dan angket dari ahli, pendidik, dan pengguna. Cerita rakyat yang dikembangkan meliputi Raden Kamandaka, Legenda Kali Pelus, Legenda Kutaliman, dan Legenda Masjid Saka Tunggal. Produk dikembangkan dengan mengintegrasikan teks, ilustrasi, audio, animasi, dan objek tiga dimensi yang dapat diakses melalui teknologi AR. Hasil yang ditargetkan berupa media digital yang valid, praktis, menarik, dan efektif dalam memperkenalkan cerita rakyat Banyumas sekaligus mendukung upaya pelestarian warisan budaya takbenda melalui teknologi digital.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under CC BY 4.0 .



.png)


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN