Analysis of Violations of The Maxim Of Relevance In A Tiktok Q&A Video Clip Featuring Mama Ghufron: A Pragmatic Study
Abstract
Abstrak
Komunikasi yang efektif memerlukan adanya kesesuaian antara tuturan penutur dan topik pembicaraan agar pesan dapat dipahami dengan baik oleh mitra tutur. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan tuturan yang tidak memiliki hubungan yang sesuai dengan topik yang dibahas sehingga menyebabkan terjadinya pelanggaran maksim relevansi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim relevansi pada tuturan dalam video tanya jawab Mama Ghufron di TikTok berdasarkan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian berupa tuturan Mama Ghufron dalam video tanya jawab yang diunggah di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan delapan data tuturan yang mengandung pelanggaran maksim relevansi. Pelanggaran tersebut ditandai oleh jawaban yang tidak secara langsung menjawab pertanyaan, pengalihan topik pembicaraan, penggunaan penjelasan yang bersifat abstrak, serta respons yang berkembang ke pembahasan lain sehingga tujuan komunikasi tidak tercapai secara optimal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa maksim relevansi memiliki peran penting dalam menjaga efektivitas komunikasi pada interaksi digital di media sosial.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

This work is licensed under CC BY 4.0 .



.png)


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN