UPAYA MULTIPIHAK TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN TREN THRIFTING DI KALANGAN GENERASI Z
Abstract
Fenomena thrifting semakin berkembang di kalangan Generasi Z dan dipengaruhi oleh kemajuan digital, perubahan sosial, serta meningkatnya perhatian terhadap isu keberlanjutan. Namun, praktik ini tidak selalu berdampak positif, sebab konsumsi berlebihan dan masuknya pakaian bekas impor berpotensi menambah beban limbah tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mendorong Generasi Z melakukan thrifting, menganalisis dampaknya terhadap lingkungan serta menganalisis upaya pemerintah dan Generasi Z dalam menangani dampak yang timbul akibat kegiatan thrifting. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Kota Surakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pembeli Generasi Z, pelaku usaha thrift, dan perwakilan Yayasan Gita Pertiwi, serta diperkuat dengan dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek ekonomi, pengaruh media sosial, dan interaksi sosial merupakan faktor utama yang mempengaruhi kegiatan thrifting. Meski mampu memperpanjang masa pakai, thrifting juga berkontribusi pada peningkatan limbah tekstil akibat barang impor yang tidak terserap pasar. Penelitian menyimpulkan bahwa thrifting berpotensi mendukung konsumsi berkelanjutan apabila didukung dengan kesadaran lingkungan, penguatan regulasi, dan edukasi publik mengenai penggunaan pakaian yang bertanggung jawab.
References
Brooks, A. (2025). The International Second-Hand Clothing Trade: Contributions to Sustainability and the Circular Economy. Sustainability, 17(18), 8397.
https://doi.org/10.3390/su17188397
Firdausy, K. A., & Sudarwanto, A. S. (2022). Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor terhadap Bisnis Thrift Shop (Studi Kasus di Kota Surakarta). Seminar Nasional UNIBA Surakarta 2022, 141–147.
Ghilmansyah, R., Nursanti, S., & Utamidewi, W. (2022). Fenomena thrifting Sebagai Gaya hidup milenial bogor. Jurnal Nomosleca, 8(1), 1-16.
Hayati, M., & Susilawati, N. (2021). Thrifting sebagai presentasi diri mahasiswa di Pasar Putih Bukittinggi. Jurnal Perspektif, 4(3), 359-370.
https://doi.org/10.24036/perspektif.v4i3.460
Katadata. (2024, 26 Februari). Indonesia Tampung 12,85 Ton Baju Bekas pada 2023, Ini Negara Pengirimnya. Diakses dari https://databoks.katadata.co.id/agroindustri/statistik/39185eaa8eb6b14/indonesia-tampung-1285-ton-baju-bekas-pada-2023-ini-negara-pengirimnya
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2024). Timbulan Sampah. Diakses dari https://sipsn.kemenlh.go.id/sipsn/public/data/timbulan
Mayani, I. (2025). PENGARUH PENGETAHUAN LINGKUNGAN, KEPEDULIAN LINGKUNGAN, DAN KESADARAN LINGKUNGAN TERHADAP NIAT BELI PRODUK RAMAH LINGKUNGAN "THRIFTING" PADA MAHASISWA/I DI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH (Doctoral dissertation, Universitas Malikussaleh).
Nurlaila, C., Aini, Q., Setyawati, S., & Laksana, A. (2024). Dinamika perilaku Gen Z sebagai generasi internet. Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 95-102.
https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i6.464
Oktavia, H., & Rosnawati, E. (2024). The Legal Implications of Selling Imported Thrift Clothing: Environmental Impact. in-prolegurit, 3(1), 49-59.
Puspitasari, A., & Rifai, D. F. (2021). Studi Green Product Knowledge Pada Pengunjung Pasar Segar Kota Makassar Tahun 2021: Green Product Knowledge Study on Makassar City Fresh Market Visitors in 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat Muslim, 2(4), 1–8.
Rausch, T. M., & Kopplin, C. S. (2021). Bridge the gap: Consumers’ purchase intention and behavior regarding sustainable clothing. Journal of cleaner production, 278, 123882.
Sangrawati, M., Purnama, P. A., & Candrastuti, R. (2022). Fashion Campaign Limbah Tekstil Dalam Fotografi Ilustrasi. Jurnal Dimensi Seni Rupa Dan Desain, 19(1), 49-68.
Saumantri, T. (2022). Konsumerisme masyarakat kontemporer dalam pemikiran Jean Baudrillard. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 28(2), 56-68.
Sella, N. N., & Banowo, E. (2023). Eksistensi Anak Muda Pada Fenomena tren Thrifting Dalam Pembentukan Identitas Sosial. Broadcomm, 5(1), 87-96.
https://doi.org/10.53856/bcomm.v5i1.253
Soenaryo, T. F., Bakti, M. I. P., Gleetus, A., & Yanto, H. D. (2024). Budaya Thrifting dalam Membentuk Daya Konsumsi Remaja. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 4(2), 324-335.
https://doi.org/10.37481/jmh.v4i2.765
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.




1.png)