Analisis User Experience dan Perbaikan Desain Interface pada Aplikasi Jogja Istimewa Menggunakan Model User Experience Questionnaire (UEQ)
Abstract
Informasi pada era saat ini menjadi hal yang penting, kemudahan akses serta kejelasan informasi, menjadi salah satu nilai plus pada sebuah aplikasi. Jogja Istimewa, adalah aplikasi yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah provinsi Yogyakarta yang berisi tentang seluruh obyek wisata yang berada di Yogyakarta, namun, secara umum penerimaan masyarakat terkait aplikasi ini sangat buruk, hal ini dibuktikan dari rendahnya rating yang didapat aplikasi ini pada Google Playstore sebesar 3.1 dan terdapat lebih dari 776 keluhan dari pengguna. Pengalaman pengguna yang buruk, tentu berpengaruh terhadap kesediaan pengguna dalam menggunakan aplikasi tersebut, dan salah satu cara dalam melakukan analisis dan perbaikan yang diperlukan adalah menggunakan metode UEQ. Penelitian ini melakukan proses pengumpulan data melalui kuesioner UEQ kepada 26 pengguna aplikasi Jogja Istimewa minimal 2 kali agar pengguna memahami aplikasi Jogja Istimewa. Terdapat 6 parameter yang ditanyakan pada proses evaluasi UEQ yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation dan novelty. Berdasarkan hasil kuesioner yang didapat, diketahui bahwa 5 dimensi mendapat skor positif atau > 0,8 dan hanya aspek novelty yang mendapat skor 0,58. Meskipun demikian, hasil analisis UEQ menunjukkan bahwa keseluruhan parameter benchmark berada pada kategori below average yang berarti membutuhkan perbaikan agar aplikasi Jogja Istimewa menjadi lebih baik bagi pengguna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





