a USULAN RANCANGAN ALAT PENCETAK CENIL NANAS YANG MEMENUHI ASPEK ERGONOMIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIONAL NIGEL CROSS
Studi Kasus UMKM ALMEIDAH
Abstract
UMKM Almeidah di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga merupakan usaha pengolahan nanas yang memproduksi cenil nanas secara manual. Proses pencetakan cenil yang dilakukan tanpa alat bantu menyebabkan bentuk dan ukuran produk tidak seragam serta menimbulkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko gangguan muskuloskeletal pada proses pencetakan cenil nanas serta merancang alat pencetak yang ergonomis sesuai kebutuhan pekerja dan konsumen. Metode yang digunakan meliputi penilaian postur kerja menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), pengukuran keluhan pekerja dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM), serta perancangan alat menggunakan pendekatan rasional Nigel Cross yang didukung Ergonomic Function Deployment (EFD), Morphological Chart, dan data antropometri pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja memiliki tingkat risiko muskuloskeletal sedang hingga tinggi, dengan skor RULA sebesar 4 pada aktivitas pencetakan. Rancangan alat usulan berupa sistem pencetak cenil terintegrasi dengan meja, kursi, alat penipis, dan wadah penampung yang ergonomis. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan alat pencetak cenil nanas mampu meningkatkan keseragaman produk, memperbaiki postur kerja, serta berpotensi mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





