Studi In Vivo Pengaruh Gel Ekstrak Etanol Daun Carica (Carica Pubescens) Terhadap Re-Epitelisasi Dan Ukuran Luka Pada Proses Penyembuhan Luka Insisi Gingiva
Abstract
Latar belakang: Luka insisi merupakan luka akibat benda tajam yang ditandai dengan terputusnya pembuluh darah kapiler pada jaringan. Luka akan sembuh melalui proses penyembuhan yang terdiri dari fase inflamasi, proliferasi, dan remodeling. Fase proliferasi meliputi terjadinya re-epitelisasi sebagai respon akibat adanya kerusakan jaringan. Re-epitelisasi akan membangun kembali jaringan yang rusak menyebabkan terjadinya penurunan ukuran luka hingga luka tertutup sempurna. Ekstrak etanol daun carica (Carica pubescens) diketahui mengandung zat aktif seperti, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun carica terhadap re-epitelisasi dan penurunan ukuran luka pada proses penyembuhan luka insisi gingiva. Metode: Penelitian ini terbagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu P1 (gel ekstrak etanol daun carica 3%), P2 (gel ekstrak etanol daun carica 6%), P3 (gel ekstrak etanol daun carica 12%), KP (Aloclair® Plus Gel), dan KN (gel tanpa ekstrak). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan Post-Hoc LSD. Hasil: Analisis statistik menunjukkan hasil terdapat perbedaan signifikan (p≤0,05) antara seluruh kelompok dengan kontrol negatif gel tanpa ekstrak. Gel ekstrak konsentrasi 6% tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif Aloclair® Plus Gel. Simpulan: Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh ekstrak etanol daun carica terhadap re-epitelisasi dan penurunan ukuran luka.