Pengaruh pengalaman ekonomi pada aplikasi pemasaran berbasis augmented reality terhadap kepuasan konsumen
Abstrak
Augmented reality muncul sebagai bentuk kemajuan teknologi. Dikenal dengan teknologi kaya akan tampilan visual, augmented reality sudah diadaptasi di berbagai bidang seperti pemasaran, pendidikan, kesehatan, militer, olahraga, pariwisata, dan lain-lain. Dalam dunia bisnis, teknologi berbasis 3D ini dipercaya dapat meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen, yang pada akhirnya berujung pada kepuasan pelanggan.
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh pengalaman ekonomi terhadap kepuasan. Pengalaman ekonomi dibagi menjadi empat kategori: estetika, hiburan, pembelajaran, dan pelarian, di mana estetika berfungsi sebagai pendahulu dari tiga komponen lainnya. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online kepada responden yang aktif menggunakan smartphone dan diharuskan mencoba salah satu dari lima aplikasi augmented reality marketing yang digunakan dalam penelitian ini. Aplikasi augmented reality marketing yang digunakan dalam penelitian ini adalah Shopee (Beauty Cam), Sephora (Virtual Artist), IKEA Place, Dulux (Visualizer), dan Kinder Joy (Applaydu). Studi yang dilakukan terhadap 230 responden di Indonesia mengungkapkan bahwa estetika memiliki pengaruh positif terhadap hiburan, pembelajaran, dan pelarian. Selanjutnya, hiburan, pembelajaran, dan pelarian memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan.
