Peningkatan Range of Movement (ROM) Atlet Sepakbola Pasca Cedera Ankle dengan Terapi Massage dan Latihan Pembebanan

  • Andy Widhiya Bayu Utomo STKIP Modern Ngawi
  • Toyo Wibowo Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, STKIP Modern Ngawi
  • Arief Nur Wahyudi Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, STKIP Modern Ngawi

Abstract

 Persinga Ngawi merupakan klub sepakbola Liga 3 yang mempunyai jadwal pertandingan cukup padat sehingga menuntut adanya peningkatan aktivitas fisik atlet. Latihan, pertandingan dan pasca pertandingan merupakan tahapan yang harus dijalani oleh atlet sepakbola yang sedikit banyak menimbulkan risiko cedera, salah satunya cedera ankle. Terapi massage dan latihan pembebanan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menurunkan cedera ankle. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan Range of Movement (ROM) atlet sepakbola Persinga pasca cedera ankle dengan terapi massage dan latihan pembebanan. Jenis penelitian ini yaitu pre-experimental design (one-group pretest-posttest design). Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari-Februari 2022. Populasi penelitian ini yaitu atlet sepak bola Persinga U-17 Kabupaten Ngawi sebanyak 24 atlet. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu atlet yang mengalami pasca cedera ankle, sehingga diperoleh sampel sebanyak 15 atlet. Tahapan penelitian yaitu melakukan pre-test dan post-test dengan mengukur Range of Movement (ROM) pada sendi ankle pada terapi massage dan latihan pembebanan dengan theraband. Hasil pengukuran Range of Movement (ROM) atlet sepakbola Persinga U-17 pada terapi massage dan latihan pembebanan menunjukkan adanya peningkatan ROM sebesar 35% pada gerakan fleksi dan 30% pada gerakan ekstensi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai sig 0.043 (p ≤0.05) sehingga terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test setelah diberikan terapi massage dan latihan pembebanan. Hal ini menunjukkan bahwa terapi massage dan latihan pembebanan dapat digunakan untuk menangani (mengurangi) cedera ankle atlet sepakbola Persinga U-17 Kabupaten Ngawi

References

Ali Satya Graha, S. H. dan. (2015). Efektifitas Terapi Massage Dan Terapi Latihanpembebanan Dalam Meningkatkan Range of Movementpasca Cedera Ankle Ringan. Medikora, XIII(1). https://doi.org/10.21831/medikora.v0i1.4590

Astutik, D. D., & Bakti, A. P. (2021). Tingkat Pemahaman Penanganan Cedera Oleh Pelatih Pada Atlet Sekolah Sepakbola ( Ssb ) Se-Kabupaten Nganjuk. Kesehatan Olahraga, 09(04), 139–144.
Destya, F. N. (2020). Latihan Proprioseptif Dan Theraband Exercise Lebih Meningkatkan Stabilitas Daripada Latihan Proprioseptif Dan Antero Posterior Glide Pada Pemain Basket Yang Mengalami Ankle Sprain Kronis. Syntax Idea, 2(6), 41–55.

Emily, N. F., & Wibisono, H. (2021). Literature Review: Hubungan Dynamic Balance Terhadap Resiko Terjadinya Cedera Pada Pemain Sepak Bola. Indonesian Journal of Physiotherapy, 1(1), 21. https://doi.org/10.52019/ijpt.v1i1.2577

Jason, Y., & Arieselia, Z. (2020). Hubungan Edukasi Kesehatan Tentang Cedera Ankle Dan Association Between Health Education of Ankle Injury and Indoor-Soccer Players Among Medical Students. Jurnal of Medicine, 19(1), 37–43.

O'Driscoll, J., & Delahunt, E. (2011). Neuromuscular training to enhance sensorimotor and functional deficits in subjects with chronic ankle instability: A systematic review and best evidence synthesis. Sports Medicine, Arthroscopy, Rehabilitation, Therapy and Technology, 3(1). https://doi.org/10.1186/1758-2555-3-19

Prasetyo, L. A., & SYAFII, I. (2019). Faktor Faktor Penyebab Terdegradasinya Persinga Ngawi Pada Kompetisi Liga 2 Indonesia Tahun 2017. Jurnal Prestasi Olahraga. Retrieved from https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-prestasi-olahraga/article/view/27076

Purnama, R. D., & Graha, A. S. (2019). Efektifitas massage dan terapi latihan fleksibilitas terhadap pemulihan rasa nyeri dan kelentukan extremitas bawah pada kiper. Massage for Sport Therapy and Injury, 1(1), 1–6. Retrieved from https://ejournal.ressi.id/index.php/mastri/article/view/4

Retnonigsih, T., & Subyono, H. S. (2015). Tingkat Keberhasilan Massage Frirage Terhadap Penanganan Range of Movement Cedera Ankle. JSSF (Journal of Sport Science and Fitness), 4(2), 49–53.

Rosintan, & Napitupulu, M. (2021). Jurnal fisioterapi dan rehabilitasi. Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 5(1), 76–95.

Sanusi, R., Surahman, F., & Yeni, H. O. (2020). Journal Sport Area. Journal Sport Area, 5(1), 76–83.

Tabatabaee, R. A., Rahnama, N., Khayambashy, K., Dehkhoda, M. R., & Shahi, M. H. P. (2019). The effect of ankle theraband training on dynamic balance index among elite male basketball players. Asian Journal of Sports Medicine, 10(2). https://doi.org/10.5812/asjsm.82011

Tama, A. L. A., Wahyudi, A. N., & Utomo, A. W. B. (2021). Pengaruh Massage Lokal Ekstremitas Bawah Sebagai Pemulihan Pasif Terhadap Kekuatan Otot Tungkai Pemain Sepakbola The Effect of Local Massage Lower Extremities As Passive Recovery On Muscle Strength of Football Players ’ Limbs Ari Lumintang Adi Tama , Arief. Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education, 5, 98–104.

Utomo, A. W. B. (2020). Efektifitas Hiit 15 Menit Pada Pemain Sepak Bola Persinga Terhadap Kebugaran Dan Imunitas Tubuh Masa Pandemi Covid-19. Prosiding SENOPATI (Seminar Olahraga Pendidikan Dalam Teknologi Dan Inovasi), 34–37.
Published
2022-04-30
How to Cite
UTOMO, Andy Widhiya Bayu; WIBOWO, Toyo; WAHYUDI, Arief Nur. Peningkatan Range of Movement (ROM) Atlet Sepakbola Pasca Cedera Ankle dengan Terapi Massage dan Latihan Pembebanan. Physical Activity Journal (PAJU), [S.l.], v. 3, n. 2, p. 219-228, apr. 2022. ISSN 2686-5807. Available at: <http://jos.unsoed.ac.id/index.php/paju/article/view/5718>. Date accessed: 30 nov. 2022. doi: https://doi.org/10.20884/1.paju.2022.3.2.5718.