Analisis kolerasi dan determinasi antara fault fracture density (FFD) dengan bencana tanah longsor kabupaten Simalungun, Sumatera Utara

  • Hana Rosyida Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga
  • Nugroho Budi Wibowo
  • Icha Khaerunnisa
  • Indar Mery S. A.
  • Dea Mutiara Jannah
  • Fathunajah Elsha C.
  • Salma Khoirunnisa

Abstract

Kabupaten Simalungun, merupakan salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Utara. Berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir dan Danau Toba di sebelah Selatan, daerah ini cukup rawan terhadap bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi dan determinasi Fault Fracture Density dengan membandingkan jumlah kejadian tanah longsor pada kawasan penelitian. Dari kedua titik tanah longsor diketahui pada titik pertama (Bukit Dolok Simarbalatuk) banyak terjadi aktivitas tanah longsor dibandingkan dengan titik kedua (Jalan Josep Sinaga) yang hanya terjadi sekali. Berdasarkan hasil interpretasi korelasi dan determinasi antara Fault Fracture Density dengan jumlah kejadian tanah longsor didapatkan hubungan positif yang sangat rendah serta menunjukkan bagaimana nilai Fault Fracture Density dapat menjadi faktor banyaknya jumlah kejadian tanah longsor sebesar 2.7%. Curah hujan yang tinggi menjadi faktor yang cukup berpengaruh terhadap bencana tanah longsor pada kawasan penelitian.


Kata kunci: Simalungun, Tanah Longsor, Fault Fracture Density , Kolerasi, Curah Hujan

Published
2023-11-23
How to Cite
ROSYIDA, Hana et al. Analisis kolerasi dan determinasi antara fault fracture density (FFD) dengan bencana tanah longsor kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Jurnal Teras Fisika: Teori, Modeling, dan Aplikasi Fisika, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 39-43, nov. 2023. ISSN 2615-1219. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/tf/article/view/11118>. Date accessed: 30 may 2024. doi: https://doi.org/10.20884/1.jtf.2023.6.2.11118.