EDY DISEMINASI TEKNOLOGI BIOCHAR SEBAGAI MEDIA TANAM ORGANIK DAN DOSIS BIOCHAR TERBAIK TERHADAP PARAMETER PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA HIJAU(ABELMOSCHUS ESCULENTUS L MOENCH)
Abstract
Tanaman okra adalah tanaman sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan berfungsi sebagai obat. Upaya meningkatkan hasil produksi okra dapat dilakukan dengan budidaya okra menggunakan media tanam organik dan pemberian dosis biochar. Tujuan penelitian adalah: menganalisis respon parameter pertumbuhan dan hasil tanaman okra terhadap media tanam organik dan dosis biochar. Penelitian dilaksanakan pada Maret 2021 Desa Sekarpuro Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial terdiri dari 2 faktor, yaitu: Faktor I : Media Tanam organik, Faktor II : dosis biochar,. Parameter pengamatan meliputi 1) Tinggi tanaman (cm); 2) Jumlah daun (helai); 3) Jumlah buah pertanaman (buah); 4) Berat buah per tanaman (gram); 5) Diameter buah (cm); 6) Panjang buah (cm); 7) Berat batang (gram). Analisis ragam menggunakan ANOVA (Analysis Of Variance) dan uji perbedaan dengan BNT 5%. Hasil penelitian menujukkan bahwa kombinasi perlakuan media tanam pupuk kandang 7,5 ton/ha dan biochar sabut kelapa, dosis biochar 10 ton/ha memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra. Demikian juga untuk jumlah buah, berat batang, berbeda nyata terhadap kombinasi perlakuan media tanam dan biochar. Kesimpulan hasil tanaman okra karena kombinasi perlakuan media tanam organik dan dosis biochar berpengaruh nyata terhadap respon pertumbuhan tanaman
References
Istomo, Valentino N. “Pengaruh Perlakuan Kombinasi Media Terhadap Pertumbuhan Anakan Tumih (Combretocarpus Rotundatus (Miq.) Danser).” Silvikultur Tropika 3, vol. 2, no. C, 2012, pp. 81–84.
Kurniawan, Adi, et al. “Pengaruh Penggunaan Biochar Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Tebu( Saccharum Officinarum L .).” Jurnal Produksi Tanaman, vol. 4, no. 2, 2016, pp. 153–60.
Manik, Auhge Eva Sari, et al. “Hasil Dan Kualitas Okra (Abelmoschus Esculentus L. Moench.) Merah Dan Okra Hijau Dengan Jenis Pupuk Yang Berbeda.” Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), vol. 47, no. 1, 2019, p. 68, doi:10.24831/jai.v47i1.22295.
Neneng Laila Nurida, Achmad Rachman. Alternatif Pemulihan Lahan Kering Masam Terdegradasi Dengan Formula Pembenah Tanah Biochar Di Typic Kanhapludults Lampung. 2004, pp. 639–48.
Nadira, S., et al. “Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Okra ( Abelmoschus Esculantus ) Pada Pelakuan Pupuk Dekaform Dan Defoliasi.” Jurnal Agrisains, vol. 10, no. 1, 2009, pp. 10–15.
PENGARUH MEDIA TANAM ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BUNCIS TEGAK ( Phaseolus Vulgaris L .) MEILYA RAMADHIANA SAFITRY DEPARTEMEN AGRONOMI DAN HORTIKULTURA. 2012.
Yuniwati, E. D. “Land Husbandry : The Role of Biochar As a Soil Enhancer in Cassava Cropping System.” International Journal of Agriculture and Environmental Research, vol. 3, no. 5, 2017, pp. 3727–35, www.ijaer.in.
Yuniwati, E. D., et al. ( Manihotesculentacrantz .) Growth and Fertilization. no. September, 2018, pp. 1–5.
Prosiding
Puspitasari, and Adhitya Marendra. “Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi Spesifik Lokasi Untuk Ketahanan Pangan Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN.” Prosiding Seminar Nasional Agroinovasi, 2014, pp. 491–98.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.