PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA REHABILITASI EKOSISTEM MANGROVE DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MOJO, KECAMATAN ULUJAMI, KABUPATEN PEMALANG, JAWA TENGAH
Abstract
Desa Mojo merupakan kawasan pesisir pantai utara Jawa yang dilalui oleh Daerah Aliran Sungai (DAS) Comal dan terdapat ekosistem mangrove yang tiap tahunnya mengalami penurunan luas hutan mangrove dengan penyebab tertinggi adalah abrasi. Oleh karenanya, perlu dilakukan upaya rehabilitasi hutan mangrove melalui penanaman mangrove kembali. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengembalian fungsi ekologis dan ekonomis ekosistem mangrove. Kegiatan dilakukan dengan tahapan perencanaan dan koordinasi, penanaman mangrove, monitoring dan evaluasi. Perencanaan dan koordinasi dilakukan dengan observasi dan diskusi mendalam bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari sebagai kelompok masyarakat yang berfokus pada kelestarian hutan mangrove. Penentuan lokasi dan waktu pelaksanaan dilaksanakan pada tahap ini. Penanaman mangrove dilaksanakan dengan metode partisipatif yang melibatkan anggota KTH Lestari, dosen, dan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Bibit mangrove yang ditanam adalah spesies Rhizopora mucronata atau dikenal dengan bakau. Pasca satu bulan penanaman dilakukan monitoring sebagai langkah pemantauan keberhasilan bibit pasca tanam yang dapat bertahan hidup. Berdasarkan hasil monitoring, perlu dilakukan perawatan dan penyulaman mangrove dikarenakan tingkat keberhasilan bibit mangrove yang rendah.
References
Batool, N., N. Ilyas, & A. Shahzad. 2014. Asiatic Mangrove (Rhizophora mucronata) - An overview. European Academic Research II(3): 3348–3363.
BPS. 2022. Kecamatan Ulujami dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Pemalang, Pemalang: xxx + 198 hlm.
Fitria, L., Y. Ftrianingsih, dan J. Jumiati. 2020. Penerapan Teknologi Penanaman Mangrove di Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Jurnal Panrita Abdi 4(2): 126—135.
Gunawan, B., S. Purwanti, S. Hidayati, Y.I. Pratiwi, & M. Ali, 2022. Aksi Restorasi Penanaman Mangrove Dalam Memitigasi Bencana. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 1–10.
Hilmi, E., N. Fikriyya, L.K. Sari, S.R. Samudra. 2023. Buku Ajar Ekosistem Pesisir. UNSOED Press. Purwokerto.
Kariada, N., & I. Andin. 2014. Peranan mangrove sebagai biofilter pencemaran air wilayah Tambak Bandeng Tapak, Semarang. Manusia dan lingkungan. 21(2): 188–94.
Muali, M. 2020. Strategi pengelolaan hutan mangrove di Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Matematika, Sains dan Teknologi 21(1): 35-47.
Mutia, S., & M. Rahdriawan 2014. Konsep pengembangan ekowisata hutan mangrove Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Jurnal Teknik PWK. 3(4): 748-76.
Nedhisa, P. I., & I.T. Tjahjaningrum. 2019. Estimasi Biomassa, Stok Karbon dan Sekuestrasi Karbon Mangrove pada Rhizophora mucronata di Wonorejo Surabaya dengan Persamaan Allometrik. Jurnal Sains Dan Seni ITS 8(2): 2337–3520.
Nurmadi, R., A.M. Elhanafi, I. Lubis, T. Tommy, & R. Siregar 2021) Penanaman Bibit Mangrove dan Penyuluhan Penting nya Budidaya mangrove di Daerah Pesisir (Kel. Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan). Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3(01): 21–27.
Sari, S. P., & D. Rosalina. 2014. Tingkat Keberhasilan Penanaman Mangrove Pada Lahan Pasca Penambangan Timah di Kabupaten Bangka Selatan. Maspari Journal, 6(2): 71–80.
Sonjaya, J.A. 2007. Kebijakan untuk Mangrove: Mengkaji Kasus dan Merumuskan Kebijakan. IUCN, United Kingdom: vi+46 hlm.
Sulistiyowati, H., 2009. Biodiversitas mangrove di Cagar Alam Pulau Sempu. Jurnal saintek. 8(1): 59-61.
Suryawan, F. 2007. Keanekaragaman vegetasi mangrove pasca tsunami di kawasan pesisir pantai timur Nanggroe Aceh Darussalam. Biodiversitas. 8(1997): 262–265.
Yona, D., N. Hidayati, S.H.J. Sari, I.N. Amar, & K.W. Sesanty. 2018. Teknik Pembibitan dan Penanaman Mangrove di Banyuurip Mangrove Center, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. J-Dinamika 3(1): 67—80.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.