PEMBERDAYAAN SMA NEGERI 1 RAWALO BANYUMAS DALAM PENCEGAHAN ANEMIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI ANAK USIA SEKOLAH
Abstract
Anemia berpengaruh terhadap kebugaran jasmani sehingga anak mengalami penurunan kualitas kognitif dan psikomotor. Prosentase anemia siswa SMA N 1 Rawalo Banyumas cukup tinggi sehingga meningkatkan angka kunjungan UKS selama proses pembelajaran. Pihak sekolah menyatakan bahwa angka sarapan tergolong rendah, yang bisa menjadi salah satu faktor resiko anemia. Selain itu, siswa sekolah SMA N 1 Rawalo juga memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah sebagai dampak tidak langsung pandemic covid-19. Hal tersebut menggugah tim pengabdi FK Unsoed untuk melakukan program penerapan IPTEKS peningkatan kebugaran jasmani siswa sekolah. Program diawali dengan peningkatan pengetahuan kepada siswa tentang kebugaran jasmani melalui aktivitas fisik dan gizi untuk mencegah anemia. Hasil rerata post test setelah kegiatan peningkatan IPTEKS dibandingkan dengan rerata pre test, menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sekolah terkait anemia. Rerata nilai pre test 6,62±2,16 dan rerata nilai post test 9,92±0,31. Hasil uji T-berpasangan didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) dengan beda rerata 3,31. Hal ini berarti bahwa kegiatan peningkatan IPTEKS yang dilakukan telah dapat meningkatkan secara bermakna pengetahuan siswa sekolah SMA N 1 Rawalo Banyumas terkait anemia. Kegiatan peningkatan IPTEKS dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan untuk skrining anemia pada siswi yang beresiko. Terdapat 18% siswi putri yang menderita anemia. Rerata kadar Hb siswi putri SMA N 1 Rawalo Banyumas yang diperiksa adalah 14,16 mg/dL. Pendampingan dan pemberdayaan dilakukan supaya pihak sekolah dapat berdaya melakukan upaya penanggulangan dan pencegahan anemia di lingkungan Sekolah SMA N 1 Rawalo Banyumas. Luaran wajib dari kegiatan ini adalah artikel ilmiah pada Seminar Nasional. Luaran tambahan adalah leaflet Pencegahan Anemia bagi Siswa Sekolah.
References
2. Badan Pusat Statistik. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. Lembaga Penerbit Badan Pusat Statistik, Jakarta. 2018
3. Oktaviani I, Rahmawati D, Yulianti N. Prevalensi dan Faktor Risiko Anemia pada Anak di Negara Maju. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia 16(4):218. 2021
4. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Jakarta. ISBN 978-602-373-118-3. 2020
5. World Health Organization. Global School-Based Student Health Survey 2015 Indonesia. Global School-based Student Health Survey Health Research and Development Agency, World Health Organization, US Centers for Disease Control and Prevention. 2019
6. Profil SMA N 1 Rawalo Banyumas. 2020

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.