SEBARAN BATUGAMPING FORMASI KALIPUCANG KARANGBOLONG, KECAMATAN AYAH, KEBUMEN: IMPLIKASINYA TERHADAP UMUR DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN

  • Efrilia Mahdilah Nurhidayah Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman
  • Ryan Dwi Wahyu Ardi Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman
  • Gentur Waluyo Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman
  • Adesti Audina Ulfah Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Formasi Kalipucang yang tersingkap di daerah Karangbolong, Kecamatan Ayah, Kebumen, menyimpan informasi penting mengenai sejarah sedimentasi batugamping di bagian selatan Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran batugamping secara petrologi, menentukan kisaran umur, serta merekonstruksi lingkungan pengendapannya. Sampel batugamping dikumpulkan secara sistematis dari beberapa singkapan terpilih dengan mempertimbangkan posisi stratigrafi, kemudian sampel perwakilan dianalisis melalui sayatan tipis untuk identifikasi foraminifera besar sebagai dasar penentuan umur batuan. Hasil pengamatan menunjukkan dominasi litologi wackestone, packstone, grainstone, grainstone– floatstone, dan chalky grainstone. Kehadiran fosil Amphistegina, Lepidocyclina (Nephrolepidina), Myogipsina, dan Flosculinella mengindikasikan umur Miosen Tengah (±15 juta tahun). Sebaran dan interpretasi litologi mengungkap adanya transisi lingkungan pengendapan laut dari reef core menuju back-reef lagoon. Pola ini diduga berkaitan dengan sisa morfologi gunung api bawah laut Formasi Gabon yang memengaruhi akumulasi sedimen karbonat. Temuan ini menegaskan bahwa persebaran batugamping Formasi Kalipucang tidak hanya merefleksikan dinamika vulkanisme dan sedimentasi karbonat, tetapi juga memperkaya pemahaman tentang evolusi lingkungan purba laut dangkal di selatan Jawa Tengah.

References

Ansori, C. (2018). Geosite identification in Karangbolong High to support the development of Karangsambung–Karangbolong Geopark candidate, Central Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 118(1), Article 012014. https://doi.org/10.1088/1755-1315/118/1/012014
Boudagher-Fadel, M. K. (2018). Evolution and geological significance of larger benthic foraminifera (2nd ed.). UCL Press.
Embry, A. F., & Klovan, J. E. (1971). A Late Devonian reef tract on northeastern Banks Island, NWT. Bulletin of Canadian Petroleum Geology, 19(4), 730–781.
Fadlin, Waluyo, G., Iwan, Y., Ariyanti, N., & Nurwantari, A. (2020). Geodiversity of Menganti paleo-volcano: New insight to geotourism potential in Kebumen, Central Java, Indonesia. Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology, 5(1), 11–24. https://doi.org/10.25299/jgeet.2020.5.1.2874
Hall, R. (2017). Southeast Asia: New views of the geology of the Malay Archipelago. Annual Review of Earth and Planetary Sciences, 45, 331–358. https://doi.org/10.1146/annurev-earth-063016-020633
Hermawan, D., & Widada, S. (2016). Geologi dan studi fasies karbonat Formasi Kalipucang, daerah Rogodadi dan sekitarnya, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Geologi Pangea, 3(1).
Lunt, P. (2022). Re-examination of the base Miocene unconformity in West Sabah, Malaysia, and stratigraphic evidence against a slab-pull subduction model. Journal of Asian Earth Sciences, 230, Article 105193. https://doi.org/10.1016/j.jseaes.2022.105193
Patriani, E. Y., Yurnaldi, D., & Setyawan, R. (2021). Peninjauan kembali keragaman fosil foraminifera untuk penentuan umur batugamping Formasi Karangbolong. Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral, 22(2), 67–79.
Pomar, L., Brandano, M., & Westphal, H. (2004). Environmental factors influencing skeletal grain sediment associations: A critical review of Miocene examples from the western Mediterranean. Sedimentology, 51(3), 627–651. https://doi.org/10.1111/j.1365-3091.2004.00640.x
Purwasatriya, E. B., Surjono, S. S., & Amijaya, D. H. (2019). Sejarah geologi pembentukan Cekungan Banyumas serta implikasinya terhadap sistem minyak dan gas bumi. Jurnal Dinamika Rekayasa, 15, 25–34.
Satyana, A. H. (2005). Oligo-Miocene carbonates of Java, Indonesia: Tectonic-volcanic setting and petroleum implications. Dalam Proceedings of the Indonesian Petroleum Association, 30th Annual Convention & Exhibition.
Published
2026-07-02
How to Cite
NURHIDAYAH, Efrilia Mahdilah et al. SEBARAN BATUGAMPING FORMASI KALIPUCANG KARANGBOLONG, KECAMATAN AYAH, KEBUMEN: IMPLIKASINYA TERHADAP UMUR DAN LINGKUNGAN PENGENDAPAN. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, july 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21977>. Date accessed: 23 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.