LITERASI DIGITAL PEREMPUAN DESA DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstract
Artikel ini menggambarkan literasi digital perempuan desa di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan di dua desa, yaitu Desa Melung dan Kemutug Lor, Kabupaten Banyumas. Responden penelitian ini adalah perempuan yang pernah mengikuti program pemberdayaan masyarakat di desa. Sampel berjumlah 30 responden, ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia 40-49 tahun (53,3%), berprofesi sebagai ibu rumah tangga (76,7%), dan berpendidikan menengah (SMA 43,3%). Aspek literasi digital pada penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) mampu menggunakan perangkat digital dan media komunikasi, namun sebagian kecil masih mengalami kesulitan memanfaatkan media digital (13,4%) dan mencari informasi di internet (3,3%). Hal ini menunjukkan bahwa perempuan desa di Banyumas sudah melek digital, tetapi masih perlu meningkatkan keterampilan penggunaan teknologi digital untuk aktivitas produktif, pendidikan, dan penguatan kapasitas diri. Program pemberdayaan melalui forum perempuan desa memiliki peran strategis meningkatkan literasi digital dan mendorong partisipasi perempuan desa di era digital.
References
Helmi, S. S., Setyadi, B., Wedadjati, R. S., Asriadi, M., & Yahya, N. (2023). *Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 7*(2), 102–114.
Iqbal, M. F., Harianto, S., & Handoyo, P. (2023). Transformasi peran perempuan desa dalam belenggu budaya patriarki. *JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 20*(1), 95–108. https://doi.org/10.36451/jisip.v20i1.13
Lapiana, N. (2021). Literasi digital perempuan pedesaan: Peluang dan tantangan pemberdayaan melalui teknologi informasi. *Jurnal Komunikasi dan Masyarakat Digital, 3*(2), 115–128.
Lapiana, U. N. (2022). Menembus batas digital: Penguatan literasi digital bagi ibu-ibu PKK di Kelurahan Teluk, Purwokerto Selatan, Banyumas dalam pencegahan informasi hoaks. *Journal of Human and Education (JAHE), 4*(2), 59–70.
Meltwater, W. A. (2023). *Digital 2023: Indonesia*. PT We Are Social Indonesia.
Nafisah, S., Anggraeni, A. D., & Pentury, H. J. (2022). PKM pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan literasi digital dan entrepreneurship. *Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 13*(3), 408–415. https://doi.org/10.26877/edimas.v13i3.4202
Rahmayani, M. (2021). Persepsi masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi untuk kaum perempuan. *Jurnal Sosial dan Sains, 1*(9). https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i9.169
Susanti, L. D., Indrianti, D. T., Hilmi, M. I., & Handayani, S. M. (2022). Literasi digital: Pemberdayaan perempuan pada kelompok dasa wisma di Kabupaten Banyuwangi. *Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6*(2), 115–126. https://doi.org/10.21831/diklus.v6i2.49504
Suwana, F. (2017). Empowering Indonesian women through building digital media literacy. *Kasetsart Journal of Social Sciences, 38*(3), 212–217.
UNESCO. (2018). *Digital literacy global framework*. UNESCO.
Veranita, M. (2023). Literasi digital dan perempuan. *Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial, 21*(2). https://doi.org/10.63309/dialektika.v21i2.147
Wiyoko, H. (2021). *Strategi penguatan literasi digital bagi ibu rumah tangga pedesaan: Action research bagi anggota PKK Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas*. Universitas Jenderal Soedirman.




