PRAKTIK DISKURSIF BAHASA DALAM DIGITAL TOURISM BRANDING APLIKASI ATAU WEBSITE DOLAN BANYUMAS
Abstract
Transformasi teknologi digital telah membawa perubahan pola komunikasi dalam industri pariwisata, terutama pada praktik branding destinasi. Dalam konteks branding destinasi, bahasa tidak hanya berperan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga mengonstruksi makna yang membentuk persepsi dan pengalaman afektif wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik diskursif bahasa dalam digital tourism branding melalui studi kasus aplikasi Dolan Banyumas, sebuah platform digital resmi promosi pariwisata Banyumas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Fairclough, yang menelaah hubungan antara teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data dikumpulkan dari teks promosi, slogan, narasi budaya, dan deskripsi destinasi di aplikasi atau website Dolan Banyumas. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan bahasa pada platform ini diimplementasikan secara strategis untuk mengonstruksi citra Banyumas sebagai destinasi yang otentik, sarat emosi, dan mampu menumbuhkan rasa keterikatan. Pemanfaatan bahasa lokal seperti “mbetaih” (membuat betah) dan “ngangeni” (membuat rindu) merepresentasikan upaya membangun kedekatan emosional dengan audiens sekaligus mengafirmasi identitas budaya lokal. Studi ini menegaskan bahwa praktik diskursif bahasa memegang peranan krusial dalam pembentukan citra destinasi digital yang kompetitif.
References
[2] Fairclough N. (1995). Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. London: Longman
[3] Kavaratzis, M., & Hatch, M. J. (2013). The dynamics of place brands: An identity-based approach to place branding theory. Marketing Theory, 13(1), 69–86.
[4] Kotler P, Bowen JT, Makens JC, Baloglu S. (2017). Marketing for Hospitality and Tourism. 7th ed. Pearson.
[5] Pike S, Page SJ. (2014). Destination marketing organizations and destination marketing: A narrative analysis of the literature. Tourism Management. 41:202–227.
[6] Zeng, B., & Gerritsen, R. (2014). What do we know about social media in tourism? A review. Tourism Management Perspectives, 10, 27–36.




