PERAN PEER EDUCATOR DALAM MENCEGAH KEHAMILAN REMAJA PRANIKAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBARAN 1

  • Elviera Gamelia Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
  • Arrum Firda Ayu Maqfiroch Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
  • Windri Lesmana Rubai Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
  • Arif Kurniawan Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman
  • Ifa Najiyati Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Kehamilan remaja pranikah merupakan masalah kesehatan reproduksi yang berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta sosial. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pendekatan peer educator yang memanfaatkan peran teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran peer educator dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kehamilan pranikah di wilayah kerja Puskesmas Kembaran 1. Metode yang digunakan berupa pengabdian masyarakat dengan melibatkan 27 remaja berusia 13–25 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai pengetahuan kesehatan reproduksi dan penilaian terhadap metode peer educator. Hasil menunjukkan sebagian besar responden telah memiliki pengetahuan yang baik, misalnya 92,6% memahami peran norma sosial dan agama sebagai proteksi, dan 85,2% menyadari pentingnya dukungan teman sebaya. Namun, masih ditemukan miskonsepsi, seperti 22,2% responden beranggapan bahwa hubungan seksual satu kali tidak menimbulkan kehamilan. Penilaian terhadap peer educator cukup positif, di mana 77,8% menilai penyampaian jelas dan 66,7% tertarik membagikan informasi ke teman lain. Kesimpulan menunjukkan bahwa peer educator berperan penting dalam meningkatkan pemahaman remaja, namun metode penyampaian perlu lebih variatif agar tidak menimbulkan kebosanan.

References

[1] Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2022). Laporan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana. Jakarta: BKKBN.
[2] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
[3] Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
[4] Suryoputro, A. (2019). Pendidikan kesehatan reproduksi remaja melalui peer educator. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 115–123.
[5] World Health Organization. (2018). Adolescent pregnancy: Fact sheet. Geneva: WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy
Published
2026-07-20
How to Cite
GAMELIA, Elviera et al. PERAN PEER EDUCATOR DALAM MENCEGAH KEHAMILAN REMAJA PRANIKAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMBARAN 1. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, july 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21928>. Date accessed: 21 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.