APLIKASI METODE FILTRASI DAN ADSORPSI DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LABORATORIUM PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
Abstract
Limbah cair laboratorium perikanan dan ilmu kelautan mengandung bahan pencemar yang bersifat racun dan berbahaya. Limbah tersebut berasal dari kegiatan praktikum, penelitian dan PKM. Selama ini limbah cair tersebut dibuang begitu saja dibak penampung limbah tanpa diolah terlebih dahulu, sehingga dapat mencemari lingkungan sekitarnya karena tingginya nilai BOD, COD dan TSS. Berdasarkan hal tersebut Penelitian berjudul; Aplikasi metode filtrasi dan adsorpsi dalam pengolahan limbah cair laboratorium perikanan dan ilmu kelautan dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pembuatan/rancang bangun alat pengolahan limbah cair menggunakan metode filtrasi dan adsorpsi dan mengetahui efisiensi alat tersebut dalam menurunkan kadar pencemar limbah cair laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis BOD, COD, dan TSS limbah cair sebelum dan sesudah pengolahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Metode filtrasi dan adsorpsi dapat diaplikasikan pada pengolahan limbah cair laboratorium Perikanan dan Ilmu Kelautan, ditandai dengan persentase penurunan kadar BOD, COD, dan TSS masing -masing sebesar 61,71 % , 80,75 % , dan 83,35 %.
References
[2] Artiyani, A., Heri, N. 2016. Kemampuan filtrasi upflow dengan media pasir zeolit dan arang aktif dalam menurunkan kadar fosfat dan deterjen air limbah domestik. Jurnal Industri Inovatif, 6(1), 8–15.
[3] Hidayat, C. W., et al. 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e -Journal), 4(3). https://doi.org/ (ISSN: 2356-3346)
[4] Intan, Sunita. 2013. Filtrasi air limbah. Diakses 27 Agustus 2025.
[5] Irmanto, Suyata, Zusfahair. 2013. Optimasi penurunan COD, BOD, dan TSS limbah cair industri etanol (vinasse) PSA Palimanan dengan metode multi soil layering (MSL). Jurnal Molekul, 8(2), 137–145. https://ojs.jmolekul.com
[6] Kasman, M. 2018. Reduksi pencemar limbah cair industri tahu dengan tumbuhan melati air (Echinodorus palaefolius) dalam sistem kombinasi constructed wetland dan filtrasi. Jurnal Litbang Industri, 8(1), 39–46. https://doi.org/10.24960/jli.v8i1.3832.39-46
[7] Rosyida, A. 2011. Bottom ash limbah batubara sebagai media filter yang efektif pada pengolahan limbah cair tekstil. Jurnal Rekayasa Proses, 5(2), 57–63.
[8] Standar Nasional Indonesia. 2019. SNI 06-6989.3-2019: Air dan air limbah—Bagian 3: Cara uji padatan tersuspensi total (total suspended solid, TSS) secara gravimetri . Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
[9] Standar Nasional Indonesia. 2019. SNI 6989.15:2019: Air dan air limbah —Bagian 15: Cara uji kebutuhan oksigen kimiawi (chemical oxygen demand/COD) dengan refluks terbuka secara titrimetri. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
[10] Standar Nasional Indonesia. 2019. SNI 6989.72:2019: Air dan air limbah —Bagian 72: Cara uji kebutuhan oksigen biokimia (biological oxygen demand/BOD) . Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.




