PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG RANCANG BANGUN BIOREAKTOR DOBEL FILTER SEBAGAI PENGOLAH LIMBAH CAIR BATIK
Abstract
Industri batik skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak ekonomi lokal, n amun masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan limbah cair. UMKM Batik “R” yang berlokasi di Desa Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, belum memiliki si stem pengolahan limbah cair yang memadai akibat keterbatasan pengetahuan dan penerapan teknologi pengolahan limbah. Kegiatan pengabdian kepada mas yarakat ini b ertujuan untuk meningkatkan p engetahuan dan p emahaman m itra mengenai r ancang bangun bioreaktor dob el filter s ebagai alternatif p engolahan limbah cair b atik yang sederhana dan aplikatif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan rancang bangun bioreaktor dobel filter serta praktik langsung perakitan unit pengolah limbah cair batik. Ev aluasi dilakukan mel alui diskusi dan p engamatan te rhadap pemahaman mitra s etelah pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukk an adanya peningkatan pengetahuan mitra te rkait komponen penyusun, prinsip kerja, dan tahapan perakitan bioreaktor dobel filter. Pemilik UM KM Batik “R” mampu memahami serta menjelaskan kembali proses perakitan sistem pengolahan limbah cair batik secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langk ah awal penerapan teknologi pengolahan l imbah cair b atik di tingkat UMKM guna mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
References
[2] Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development, 22(9), 1253–1268.
[3] Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.
[4] Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
[5] Robinson, T., McMullan, G., Marchant, R., & Nigam, P. (2001). Remediation of dyes in textile effluent: A critical review on current treatment technologies. Bioresource Technology, 77(3), 247–255. https://doi.org/10.1016/S0960-8524(00)00080-8
[6] Saragih, R., & Purnomo, C. W. (2017). Pengolahan limbah cair industri batik menggunakan proses biologis. Jurnal Teknik Lingkungan, 23(2), 89–98.
[7] Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
[8] Sumardjo, Firmansyah, A., & Adiwibowo, S. (2014). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. IPB Press.
[9] Widodo, S., Sutrisno, E., & Nugraheni, F. S. (2014). Karakteristik limbah cair industri batik dan alternatif pengolahannya. Jurnal Ilmu Lingkungan, 12(2), 95–104.




