PEMODELAN PREMI ASURANSI KEMATIAN TERNAK SAPI DI KABUPATEN PURBALINGGA DENGAN FAKTOR FATAL SHOCK

  • Rahayu Nur Rahmawati Program Studi Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Jenderal Soedirman
  • Agung Prabowo Program Studi Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Jenderal Soedirman
  • Niken Larasati Program Studi Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Usaha ternak sapi di Indonesia merupakan komoditas utama dalam subsektor peternakan. Namun, peternak masih dihadapkan risiko kerugian akibat penyakit zoonosis yang menyebabkan kematian ternak. Untuk memitigasi risiko tersebut, diperlukan model premi asuransi ternak yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan premi asuransi kematian ternak dengan faktor fatal shock berdasarkan data ternak hidup Kabupaten Purbalingga tahun 2020-2023. Model berupa distribusi gabungan variabel acak sisa masa hidup sapi (distribusi binomial) dan pengaruh fatal shock (distribusi degenerasi) akibat penyakit zoonosis, dengan parameter yang diestimasi secara maksimum. Fungsi massa peluang dari distribusi banyaknya ternak yang mati pada periode tertentu dimodifikasi menggunakan polis asuransi yaitu deductible, maximum covered loss, limit polis, dan koasuransi. Hasil modifikasi dianalisis menggunakan ekspektasi kerugian dan standar deviasi sebagai dasar evaluasi risiko kerugian. Semakin besar nilai dari deductible maka semakin kecil kerugian yang ditanggung perusahaan. Sebaliknya, semakin besar nilai maximum covered loss, limit polis dan koasuransi maka semakin besar pula kerugian yang ditanggung perusahaan. Perhitungan premi dilakukan menggunakan metode premi murni dan analisis perubahan parameter pada formula. Hasil simulasi menunjukkan bahwa harga premi cenderung meningkat seiring peningkatan parameter persentase konstan dari LAE, biaya tetap, dan keuntungan dari premi. Tingkat kedatangan penyakit dan jumlah sapi yang diasuransikan juga meningkatkan harga premi

References

Abawi, I., & Fibrina, A. (2019). Analisis spasial faktor lingkungan fisik daerah endemik antraks. HIGEIA Journal of Public Health, 3(2), 190–201.

Anastasiadis, S., & Chukova, S. (2012). Multivariate insurance models: An overview. Insurance: Mathematics and Economics, 51(1), 222–227.

Anggraini, S., Sulastri, & Suharyati, S. (2016). Reproduction potency and output population of some cattle breeds in Sriwedari Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 4(1), 47–54.

Annur, C. (2023). Deretan provinsi dengan populasi sapi potong terbanyak nasional 2022, Jawa Timur teratas. Katadata. Diakses 20 Desember 2024, dari https://databoks.katadata.co.id/

Badan Pusat Statistik. (2023). Provinsi Jawa Tengah dalam angka 2023. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2024). Provinsi Jawa Tengah dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2025). Provinsi Jawa Tengah dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik.

Bain, L., & Engelhardt, M. (1992). Introduction to probability and mathematical statistics (2nd ed.). Duxbury Press.

Basri, C., & Sumiarto, B. (2017). Taksiran kerugian ekonomi penyakit kluron menular (Brucellosis) pada populasi ternak di Indonesia. Jurnal Veteriner, 18(4), 547–556.

Basuno, E. (2008). Review dampak wabah dan kebijakan pengendalian avian influenza di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian, 6(4), 314–334.

Blakely, J., & Bade, D. (1976). The science of animal husbandry. Reston Publishing Company.

Bowers, N., Gerber, H., Hickman, J., Jones, D., & Nesbitt, C. (1997). Actuarial mathematics (2nd ed.). The Society of Actuaries.

Brown, R., & Gottlieb, L. (2009). Introduction to ratemaking and loss reserving for property and casualty insurance. ACTEX Publications.

Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga. (2025). Data populasi ternak sapi tahun 2020–2023. Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga.

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. (2025). Data ternak sapi yang terkena penyakit zoonosis tahun 2020–2023. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah.

Jensen, N., Barrett, C., & Mude, A. (2016). Index insurance quality and basis risk: Evidence from Northern Kenya. American Journal of Agricultural Economics, 98(5), 1450–1469.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 40/Permentan/SR.230/7/2015 tentang fasilitasi asuransi pertanian. Kementerian Pertanian RI.

Klugman, S., Panjer, H., & Willmot, E. (2012). Loss models: From data to decision (4th ed.). John Wiley & Sons.

Lestia, A. (2023). Ukuran risiko atas pertanggungan dengan besar klaim yang termodifikasi. Epsilon: Jurnal Matematika Murni dan Terapan, 17, 60–75.

London, D. (1988). Survival models & their estimation (3rd ed.). ACTEX Publications.

Maria, N., Kusnadi, F., & Kristiani, F. (2022). Pemodelan premi asuransi bencana kematian pada ternak sapi dengan pengaruh fatal shock. Limits: Journal of Mathematics and Its Applications, 19(2), 167–182.

Matsuda, A., Takahashi, K., & Ikegami, M. (2019). Direct and indirect impact of index-based livestock insurance in Southern Ethiopia. The Geneva Papers on Risk and Insurance, 44(3), 481–502.

Pai, J., & Ravishanker, N. (2019). Livestock mortality catastrophe insurance using fatal shock process. Insurance: Mathematics and Economics, 90, 58–65.

Pemerintah Republik Indonesia. (2013). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Pemerintah Republik Indonesia.

Ross, S. (2014). Introduction to probability models (11th ed.). Academic Press.

Wahyudi, R., Gunawan, E., & Dani. (2024). Analisis produk domestik bruto sektor pertanian triwulan III 2024. Biro Perencanaan Kementerian Pertanian, 3, 1–6.

Werner, G., Modlin, C., & Watson, W. (2016). Basic ratemaking. Casualty Actuarial Society.
Published
2026-07-02
How to Cite
RAHMAWATI, Rahayu Nur; PRABOWO, Agung; LARASATI, Niken. PEMODELAN PREMI ASURANSI KEMATIAN TERNAK SAPI DI KABUPATEN PURBALINGGA DENGAN FAKTOR FATAL SHOCK. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, july 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21888>. Date accessed: 18 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.