PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS PESANTREN: PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN SANTRIPRENEUR

  • Nurul Anwar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman
  • Siti Maghfiroh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman
  • Akhmad Rizqul Karim Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman
  • Faishal Permana Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Pondok pesantren bertransformasi dari sekadar lembaga pendidikan agama menjadi motor penggerak ekonomi yang berkontribusi pada pembangunan komunitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan peran ini, Pondok Pesantren tidak hanya berperan dalam pembentukan karakter santri, tetapi juga dalam menciptakan dampak positif bagi perekonomian. Pondok Pesantren An Najah telah memiliki potensi, sarana dan prasaran pendukung kegiatan kewirausahaan namun pengelolaannya belum dilakukan secara profesional. Permasalahan yang dialami oleh Ponpes An Najah antara lain: Keterbatasan dukungan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kewirausahaan; rendahnya kemampuan tata laksana administrasi pendukung kewirausahaan, khususnya dalam hal pencatatan keuangan; dan rendahnya pengetahuan mengenai inovasi dan pemasaran produk. Solusi yang ditawarkan dalam mengatasi permasalahan adalah melalui pelatihan kewirausahaan Santri terpadu melalui pendampingan bisnis (Santripreneur). Metode kegiatan menggunakan metode edukasi dan pendampingan yang mencakup Pemberian materi kewirausahaan, Penugasan perancangan proyek, dan konsultasi proyek kewirausahaan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melibatkan 40 peserta yang merupakan santri Pondok Pesantren An Najah Purwokerto. Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan terpadu terdiri dari 7 sesi kegiatan. Sesi pertama Adalah pemaparan materi kewirausahaan oleh Tim Pengabdian. Sesi kedua adalah diskusi dan tanya jawab terkait dengan materi dan problematika kewirausahaan yang dialami oleh peserta. Sesi ketiga berupa diskusi kelompok dan perancangan proyek kewirausahaan oleh kelompok usaha. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan prototype usaha oleh masing-masing kelompok usaha dan pada sesi kelima dilanjutkan dengan pembuatan prototype bisnis oleh masing-masing kelompok usaha. Pada sesi keenam tiap kelompok usaha mempresentasikan calon usaha dan prototype bisnis yang telah dirancang dan disusun sebelumnya. Adapun sesi ketujuh Adalah sesi pendampingan kelompok usaha berupa evaluasi dan konsultasi bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan terpadu ini mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam bidang kewirausahaan, serta mendorong kemandirian ekonomi berbasis pesantren.

References

Adinugraha, H. H., Supriyanto, E., & Effendi, B. (2022). Pendampingan peningkatan kemampuan kewirausahaan bagi santri Pondok Pesantren Bustanul Mansuriyah. Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–4. https://doi.org/10.32764/abdimas_agama.v3i1.2091

Alghofari, A. K., Suranto, & Nurgiyatna. (2022). Pendampingan wirausaha bagi santri Pondok Pesantren Alfateh Sukoharjo. Jurnal Pengabdian Teknologi Tepat Guna, 3(1), 25–36.

Astuti, A., & Sukataman, S. (2023). Dasar-dasar manajemen pesantren. Cakrawala: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dan Studi Sosial, 7(1), 23–32. https://doi.org/10.33507/cakrawala.v7i1.1068

Bardan, F., Razali, S., Amiruddin, T., & Munira Santi, A. (2023). Pendampingan santri melalui kreatifitas kerajinan tangan di Dayah Muslimat Samalanga. Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 249–259. https://doi.org/10.54621/jkdm.v2i2.752

Felix, R., Rauschnabel, P. A., & Hinsch, C. (2017). Elements of strategic social media marketing: A holistic framework. Journal of Business Research, 70, 118–126. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2016.05.001

Frederiksen, D. L., & Brem, A. (2017). How do entrepreneurs think they create value? A scientific reflection of Eric Ries’ lean startup approach. International Entrepreneurship and Management Journal, 13(1), 169–189. https://doi.org/10.1007/s11365-016-0411-x

Hattie, J., & Timperley, H. (2007). The power of feedback. Review of Educational Research, 77(1), 81–112. https://doi.org/10.3102/003465430298487

Imsiyah, N., Tiara, T., & Kartini, T. (2022). Membangun jiwa wirausaha santri Ponpes Al-Falah Puger melalui pendampingan produk variasi olahan ikan serta strategi e-commerce marketing. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(2), 609. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i2.8184

Laroche, M., Habibi, M. R., Richard, M.-O., & Sankaranarayanan, R. (2012). The effects of social media based brand communities on brand community markers, value creation practices, brand trust and brand loyalty. Computers in Human Behavior, 28(5), 1755–1767. https://doi.org/10.1016/j.chb.2012.04.016

Liriwati, F. Y., Syahid, A., Mulyadi, M., Ilyas, M., & Kafrawi, K. (2022). Pelatihan dan pendampingan unit usaha dalam melatih kemandirian santri di Pondok Pesantren Al-Amin Provinsi Riau. Jurnal Pemantik, 1(1), 47–57. https://doi.org/10.56587/pemantik.v1i1.26

Mahmud, M., Sartika, M., & Adinugraha, H. H. (2020). Pendampingan peningkatan santripreneur pada siswa-siswi Pondok Pesantren Uswatun Hasanah sebagai bekal menjadi wirausaha. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 65. https://doi.org/10.33633/ja.v3i1.74

Maisaroh, M. (2019). Perintisan kewirausahaan berbasis pesantren melalui pelatihan dan pendampingan kewirausahaan pada santri PP Ar Risalah Mlangi Yogyakarta. Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI), 1(1), 34–40. https://doi.org/10.20885/jamali.vol1.iss1.art4

Nadhiroh, A., Aisyah, S. A. A., et al. (2023). PKM pendampingan usaha mahasantri dalam berwirausaha di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Jurnal Pengabdian …, 4(4), 4251–4255. http://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2024

Osterwalder, A., Pigneur, Y., & Tucci, C. L. (2005). Clarifying business models: Origins, present, and future of the concept. Communications of the Association for Information Systems, 16(1), 1–25. https://aisel.aisnet.org/cais/vol16/iss1/1/

Reddy, Y. M., & Andrade, H. (2010). A review of rubric use in higher education. Assessment & Evaluation in Higher Education, 35(4), 435–448. https://doi.org/10.1080/02602930902862859

Rusdianti, E., Wardoyo, P., & Purwantini, S. (2020). Pengaruh kualitas produk dan strategi ATM terhadap kinerja pemasaran dengan daya tarik produk sebagai variabel intervening (Studi pada industri knalpot di Kabupaten Purbalingga). Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 21(1), 37–46. https://doi.org/10.26623/jdsb.v21i1.1502

Shute, V. J. (2008). Focus on formative feedback. Review of Educational Research, 78(1), 153–189. https://doi.org/10.3102/0034654307313795

Sunani, A., Ridho, W. F., Haromainy, M. M. A., Safitri, F. I., & Permatasari, L. P. (2024). Pendampingan program santripreneur berbasis kewirausahaan digital pada santri Pondok Pesantren Jabal Noer Sidoarjo Jawa Timur. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 125. https://doi.org/10.35914/tomaega.v7i1.2441
Published
2026-07-02
How to Cite
ANWAR, Nurul et al. PEMBERDAYAAN EKONOMI BERBASIS PESANTREN: PENGUATAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PELATIHAN SANTRIPRENEUR. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, july 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21887>. Date accessed: 18 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.