PEMBANGUNAN KESEHATAN JIWA DAN RAGA PADA GENERASI ALPHA DI DESA PANDAK BATURRADEN BANYUMAS
Abstract
Generasi alpha akan menghadapi tantangan kesehatan jiwa dan raga yang semakin meningkat atau bahkan lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya. Karakteristik generasi alpha yaitu tidak ingin berbagi, tidak peduli dengan privasi, tidak bermain sesuai aturan, membebaskan diri dari batasan apa pun, relatif peduli kesehatan diri sendiri, suka mendaur ulang, menyukai sesuatu yang sama berulang kali, fokus dengan keadaan saat ini, pola pikir yang cepat berubah, kurang menghargai, kurang bersosialisasi, individualis, oportunis, menginginkan hal yang instan tanpa menghargai proses. Pada tahun 2025 mereka berumur sekitar 15 tahun atau kurang yaitu pada tahap usia anak atau remaja yang sedang sekolah SD atau SMP dan kelak akan menjadi generasi utama di Indonesia pada tahun 2045. Masalah kesehatan jiwa pada anak atau remaja yang terjadi selama ini antara lain penggunaan media sosial berlebihan, stres, gangguan tidur, bullying, depresi, kecemasan, dan bahkan risiko bunuh diri. Masalah kesehatan raga atau fisik pada anak atau remaja antara lain pola makan tidak sehat, aktivitas fisik kurang, penggunaan zat terlarang, dan risiko obesitas. Generasi alpha juga rentan mengalami masalah kesehatan jiwa dan fisik yang sama atau lebih berat dibanding generasi sebelumnya. Solusi yang ditawarkan yaitu pembangunan kesehatan jiwa dan raga pada generasi alpha dengan pendekatan ilmu dan praktik keperawatan kesehatan jiwa dan fisik yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Metode yang dilakukan yaitu pengkajian, perencanaan dan koordinasi, pendidikan kesehatan jiwa, pendidikan kesehatan raga, serta evaluasi. Kegiatan pendidikan kesehatan jiwa dan raga pada remaja generasi alpha telah dilaksanakan pada 9 dan 23 Agustus 2025 di Aula Pemerintah Desa Pandak. Kegiatan dihadiri oleh 23 remaja generasi alpha beserta 23 orang tuanya. Kegiatan dibuka dan didampingi langsung oleh Kepala Desa Pandak dan perangkat desa sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan baik. Materi kegiatan dapat diakses melalui wesbite dengan tautan sehatjiwaraga.ramut.my.id. Evaluasi dilaksanakan secara luring dan daring.
References
Anggarawati, T., Prasetyo, N. E. D., Mahestye, A. T., Anggara, B. F., Annisa, I. T., & Irawan, A. (2019). Optimalisasi kesehatan jiwa remaja melalui constructive defense mechanism. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana, 1(2), 70–74.
Ariantini, N. S., Solehah, E. L., & Saputra, I. K. D. A. (2024). Penyuluhan kesehatan mental di kalangan remaja di SMP Negeri 1 Banjar Buleleng. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 22–28.
Beusenberg, M., & Orley, J. H. (1994). A user's guide to the Self Reporting Questionnaire (SRQ). World Health Organization.
Chasanah, U., Ekowati, W., Anam, A., Soedirman, J., Keperawatan, F. I.-I., & Universitas, K. (2021). Penggunaan Instagram berhubungan dengan insomnia pada mahasiswa di Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman. Journal of Bionursing, 3(3), 214–218.
Dira, A. F., Utomo, K. P., & Sofyanty, D. (2025). Pengaruh digitalisasi terhadap gaya hidup, kesehatan mental, dan interaksi sosial Gen Z dan Alpha: Perspektif generasi swipe di era digital. Jurnal Kajian Ilmiah, 25(3), 317–330.
Elba, F., & Wijaya, M. (2019). Pengaruh pembekalan materi kesehatan reproduksi tentang bahaya pernikahan dini untuk remaja putri. Dharmakarya, 8(1), 1.
Faranisa, R., Mujab, S., Fallah, A. V. N., Herman, P. H. J., Nugroho, F. S. D., & Sidiq, R. M. (2025). Strategi membentuk kepercayaan diri Generasi Alpha melalui public speaking di Kp. Baru RT 014 RW 05 Desa Kedung Pengawas. Jurnal Pengabdian Sosial, 2(3), 3155–3160.
Farika, S. A., Mirza, M. N., & Romas, A. N. (2024). Promosi kesehatan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental pada remaja. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan, 1(1), 69–77.
Hasbi, M. (2019). Analisis model peer education metode adolescent friendly terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang perilaku seksual berisiko. Jurnal Keperawatan Terpadu, 1(1), 29.
Hidayat, A. (2021). Pendidikan Generasi Alpha: Tantangan masa depan guru Indonesia. Jejak Pustaka.
Hutson, E., & Mazurek Melnyk, B. (2022). An adaptation of the COPE intervention for adolescent bullying victimization improved mental and physical health symptoms. Journal of the American Psychiatric Nurses Association, 28(6), 433–443.
Idaiani, S. (2009). Analisis 20 butir pertanyaan Self Reporting Questionnaire pada masyarakat Indonesia.
Iqbal, M., & Rizqulloh, L. (2020). Deteksi dini kesehatan mental akibat pandemi Covid-19 pada Unnes Sex Care Community melalui metode Self Reporting Questionnaire. Praxis: Jurnal Sains, Teknologi, Masyarakat dan Jejaring, 3(1), 20–24.
Nurannisa, S., Anam, A., Keperawatan, N. J., Soedirman, J., Soeparno, J., & Karangwangkal, P. (2023). Intensitas penggunaan smartphone berhubungan dengan kualitas tidur remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 565–572.
Prasetiawati, R., Nasution, F., & Lubis, N. (2022). Mewujudkan rumah sehat melalui penyuluhan kesehatan lingkungan membentuk masyarakat sehat jiwa dan raga. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 523.
Pritadanes. (2024). Ingin jadi orang tua milenial yang sukses besarkan anak Generasi Alpha? Simak kata psikolog.
Riandi, I. N., Mulyono, W. A., & Choiruna, H. P. (2023). Nomophobia sebagai determinan kualitas tidur mahasiswa keperawatan. Journal of Bionursing, 5(2), 213–220.
Rupawan, I. N., Yudhawati, N. S., & Muryani, N. M. S. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan pada remaja tentang kesehatan jiwa di SMA N 1 Susut Bangli. Bali Health Published Journal, 4(1).
Sari, I., Hafifah, I., & Choiruna, H. P. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pasien di ICCU RSUD Ulin Banjarmasin. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 9(2), 310–318.
Saryono, G. E. (2015). Sports culture: One student one sport policy in Malaysia.
Sumeru, A., Anam, A., Yusan, R. T., Damayanti, A. A., Soedirman, U. J., & Id, A. S. A. (2022). Gambaran perilaku makan pada penonton food vlog yang mengalami berat badan berlebih. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 658–666.
Sunnah, I., Indrayati, L. L., & Liyanovitasari, L. (2022). Efektivitas media sosial dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang imunitas, kesehatan jiwa dan raga menghadapi new normal pada masyarakat Kabupaten Semarang. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(6), 1931–1938.
Swasti, K. G., Choiruna, H. P., Ekowati, W., & Amalia, R. F. (2023). Mental health's description of Jenderal Soedirman University students pasca Covid-19 pandemic. Proceeding ICMA-SURE, 2(1), 94–99.
Tyas, F. D., Mardiyanti, R., Fithri, N. H., Umma, A. A. T., & Jazuli, M. A. (2023). Pemberdayaan masyarakat: Parenting skill untuk Generasi Alpha di era digital pada PAUD Dahlia Sememi. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 6, 1–7.
Yustikasari, Y., Anisa, R., & Dewi, R. (2022). Pemanfaatan program implementasi promosi kesehatan: Promosi kesehatan mental pada remaja. Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 430–438.




