TRANSFORMASI PEMASARAN DIGITAL SEBAGAI UPAYA INOVASI DAN EKSPANSI PASAR PRODUK BULU MATA DI DESA TOYAREKA KABUPATEN PURBALINGGA
Abstract
UMKM memiliki peran signifikan dalam mendukung perekonomian Indonesia, salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Desa Toyareka, Kabupaten Purbalingga, merupakan salah satu sentra industri bulu mata yang berkembang, dengan salah satu pelaku usaha yaitu Pusphita Eyelashes. Meski memiliki kapasitas produksi 5.000 pcs per hari dan pasar yang sudah menjangkau beberapa wilayah, UMKM ini menghadapi kendala dalam pemasaran digital dan keterbatasan akses teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran berbasis digital dan pemanfaatan e-marketplace guna memperluas pasar serta mendukung inovasi usaha. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan penerapan teknologi sederhana seperti lightbox, tripod, dan laptop untuk pembuatan konten digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra dalam digital marketing, kemampuan menghasilkan konten visual yang lebih menarik, serta implementasi kampanye iklan di media sosial dan marketplace. Program ini berhasil meningkatkan visibilitas produk dan interaksi dengan konsumen. Keberlanjutan program dirancang melalui pembentukan komunitas UMKM dan pendampingan lanjutan. Dengan demikian, pengembangan digital marketing terbukti dapat memperkuat daya saing UMKM dalam menghadapi era digital dan mendorong ekspansi pasar.
References
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2020). *Statistik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) 2019*. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory action research: Communicative action and the public sphere. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), *The SAGE handbook of qualitative research* (3rd ed., pp. 559–603). Sage.
Mardhiyaturrositaningsih, & Maulana, R. (2024). Pendampingan pembuatan platform digital pada usaha mikro kecil dan menengah di Desa Ngijo. *I-Com: Indonesian Community Journal, 4*(4). https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5430
Santoso, D. B., Pangestuty, F. W., & Mahalli, F. N. (2023). Ekspansi pasar melalui digitalisasi bisnis pada usaha produktif perempuan Desa Pakis Rejo. *Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2*(1). https://doi.org/10.33474/pen
Terttiaavini, T., Hertati, L., Yulius, Y., & Saputra, T. S. (2024). Pelatihan digital marketing dan inovasi produk guna meningkatkan daya saing UMKM ikan pedo serbuk. *JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8*(2), 2405–2418. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i2.21836
Tsani, A., & Arbarini, M. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing pada industri tenun ikat di Desa Troso Kabupaten Jepara. *JOONG-KI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4*(1).
Yuli, I., Irdhayanti, E., Evany, M., Rivelino, N., Aaliya Al-Qadri, N., & Hadinata Wongso, H. (2024). Optimalisasi media sosial untuk promosi destinasi wisata Riam. *JOONG-KI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4*(1).




