OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOTORAN KAMBING MENJADI PUPUK KOMPOS UNGGUL MELALUI PELATIHAN PADA KELOMPOK TANI GATOS KECAMATAN SUMPIUH

  • Malinda Aptika Rachmah Universitas Jenderal Soedirman
  • Lutfi Zulkifli Universitas Jenderal Soedirman
  • Budiyoko . Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Gatos di Kecamatan Sumpiuh dalam mengelola limbah ternak kambing menjadi pupuk kompos unggul. Program dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengetahuan petani mengenai teknik pembuatan pupuk organik, meskipun kesadaran beralih ke sistem pertanian organik telah tumbuh. Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah, diskusi, serta praktik langsung pembuatan kompos berbahan dasar kotoran kambing, dengan melibatkan 30 peserta yaitu anggota Kelompok Tani Gatos dan masyarakat sekitar. Materi yang diberikan meliputi pengetahuan tentang manfaat, tahapan pembuatan kompos, dan pengenalan alat dan bahan yang digunakan. Praktik pembuatan kompos dilakukan secara bertahap, mulai dari persiapan bahan, pengaplikasian aktivator, penambahan bahan pendukung, pembalikan, hingga pengemasan kompos matang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi peserta, peningkatan pemahaman dan keterampilan praktis dalam pembuatan pupuk kompos secara mandiri. Selain itu, bantuan berupa sepasang kambing diberikan sebagai dukungan keberlanjutan agar ketersediaan bahan baku dapat terjamin. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian petani, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendorong pengembangan pertanian organik berkelanjutan di wilayah Sumpiuh.

References

Dedina, M., Jarosikova, A., & Dubsky, M. (2022). The Effect of Ash Admixture on Compost Quality and Availability of Nutrients. Sustainability, 14(1640), 1–7.
Hasbiadi, Afa, M., Khaeruni, A., Wahyuni, S., Bain, A., Mpia, L., Muhsafaat, L. O., Adelina, F., Prihantini, C. I., Bulawan, J. A., Komalasari, W., Ramadhan, A. G., & Ernawati. Pemberdayaan Petani Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Desa Rahabite. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 210–214.
Hidayat, N., & Susanto, R. (2017). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Malang: UB Press.
Kadir, M. J. (2020). Analisis Pendapatan Sistem Pertanian Terpadu Integrasi Padi Ternak Sapi di Kelurahan Tatae, Kecamatan Duapanau, Kabupaten Pinrang. Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan (JIIP), 6(1), 42–56.
Mahatmanti, F. W., Lestari, P., & Wulandari, R. S. (2011). Pemanfaatan Kotoran Kambing Sebagai Pupuk Kompos Untuk Meningkatkan Kebersihan Lingkungan di Kelurahan Mangunsari Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS, 15(2), 75–80.
Putri, H. A., Fahruddin, & Tambaru, E. (2022). Pengaruh Bioaktivator Kotoran Sapi Pada Laju Dekomposisi Sampah Daun Sebagai Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Tarjih: Agribusiness Development Journal, 2(2), 78–86.
Pratiwi, S. H., & Purnamasari, R. T. (2018). Pengaruh Lama Pengomposan Serbuk Gergaji Kayu Jati dan Dosis EM4 Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea L.) Dataran Rendah. Buana Sains, 18(2), 139–148.
Serlilino, S., Suryanto, & Yumna. (2024). Strategi Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kasih Kabupaten Luwu Timur. Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 185–193.
Setyaningrum, A., Amrullah, N., & Yuwono, P. (2019). Physiological Conditions of Decomposition Process and Quality of Compost Based on Beef Cattle Feces Enriched with Azolla sp. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science.
Setyaningrum, A., Purboyo, S. W., & Yuwono, P. (2021). Kinetika Suhu dan pH Serta Kadar Bahan Kering Kompos Berbahan Baku Feses Sapi Potong Yang Diperkaya Dengan Azolla sp. Prosiding Seminar Nasional LPPM Unsoed.
Siregar, D. J. S., Warisman, & Setyaningrum, S. (2024). Pelatihan Pembuatan Kompos Kotoran Sapi Menggunakan Effective Microorganism (EM4) dan Bekas Maggot (Kasgot) di Kelompok Tani Ternak Maju. J-Abdi (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(3), 369–376.
Soenaryo, R. (2014). Studi Deskriptif Pelatihan Karyawan Pada PT. Graha Cendana Abadi Mitra. AGORA, 2(1), 1–11.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suwardike, P., & Prabawa, P. S. (2024). Sistem Pertanian Terpadu (Cetakan I). Medan: PT Media Penerbit Indonesia.
Witasari, W. S., Sa’diyah, K., & Hidayatulloh, M. (2021). Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industrial Bioetanol. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 5(1), 31–40.
Yang, X., Bol, R., Xia, L., Xu, C., Yuan, N., Xu, X., Wu, W., & Meng, F. (2024). Integrated Farming Optimization Ensures High-Yield Crop Production with Decreased Nitrogen Leaching and Improved Soil Fertility: The Findings From a 12-year Experimental Study. Field Crop Research, 318, 1–11.
Published
2026-04-01
How to Cite
RACHMAH, Malinda Aptika; ZULKIFLI, Lutfi; ., Budiyoko. OPTIMALISASI PEMANFAATAN KOTORAN KAMBING MENJADI PUPUK KOMPOS UNGGUL MELALUI PELATIHAN PADA KELOMPOK TANI GATOS KECAMATAN SUMPIUH. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, apr. 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21835>. Date accessed: 18 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.