PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK PKH KELURAHAN GRENDENG, PURWOKERTO UTARA, BANYUMAS MELALUI USAHA BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK Dendrobium

  • Murni Dwiati Universitas Jenderal Soedirman
  • Agus Hery Susanto Universitas Jenderal Soedirman
  • Alice Yuniaty Universitas Jenderal Soedirman

Abstract

Masyarakat kelompok PKH Kelurahan Grendeng, Purwokerto Utara, Banyumas sangat potensial untuk melaksanakan kegiatan usaha budidaya tanaman anggrek, yang prospek ke depannya dapat dikembangkan untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai desa wisata guna mendukung Kawasan Wisata Baturraden. Saat ini setidak-tidaknya terdapat delapan anggota kelompok PKH ini yang telah memiliki pengalaman berbudidaya anggrek Dendrobium, yang ditempelkan di pohon peneduh halaman. Anggrek Dendrobium merupakan salah satu jenis anggrek bernilai ekonomi tinggi. Namun, masih banyak sekali dijumpai berbagai masalah teknis dalam kegiatan budidaya tanaman anggrek, antara lain berupa lambatnya pertumbuhan tanaman anggrek Dendrobium pascaaklimatisasi. Oleh karena itu, kegiatan PkM berbasis riset ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada anggota kelompok PKH Kelurahan Grendeng mengenai teknik pemacuan pertumbuhan Dendrobium pascaaklimatisasi. Sosialisasi dan pelatihan aklimatisasi anggrek Dendrobium telah dilakukan. Sementara itu, sosialisasi dan pelatihan penggunaan BAP, kolkisin, dan orizalin juga telah dilaksanakan dengan baik. Anggota kelompok PKH Kelurahan Grendeng sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan kegiatan transfer teknologi ini. Metode yang digunakan adalah dengan cara mencari tunas samping Dendrobium, yang kemudian dibuka penutupnya, dan selanjutnya tunas samping diaplikasi menggunakan BAP, kolkisin, dan orizalin secara oles. Hasil semai masih beradaptasi terhadap aplikasi BAP, kolkisin, dan orizalin. Pada hari ke-tujuh setelah aplikasi BAP, mata tunas telah terlihat menonjol, pertanda aplikasi BAP, kolkisin, dan orizalin berhasil menumbuhkan mata tunas. Tingkat keberhasilan pertumbuhan mata tunas akibat aplikasi BAP, kolkisin, dan orizalin berkisar antara 67% hingga 81,80%.

References

Damayanti, L. (2015). Pengaruh konsentrasi cholchicine terhadap morfologi Macodes petola. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Dwiati, M. (2016). Aklimatisasi Bibit Anggrek dan Perawatannya. LPPM Unsoed, Purwokerto.
Dwiati, M., & Anggorowati, S. (2007). Aplikasi paklobutrazol dan KNO3 untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas bunga potong anggrek Dendrobium ‘Sarifah Fatimah’. Biosfera, 24(1), 17–23.
Dwiati, M., Herawati, W., & Budisantoso, I. (2023). Buku Ajar Orkhidologi. Unsoed Press, Purwokerto.
Dwiati, M., & Susanto, A. H. (2025). Adventitious shoot growth in Grammatophylum scriptum var. Leopard Blume under colchicine and oryzalin applications. Prosiding Seminar ICSARD (in press).
Dwiati, M., Hasam, W. M., & Susanto, A. H. (2025). Oryzalin-induced polyploidy in Vanda limbata (Blume): phenotypic assessment. Acta Biochimica Indonesiana, 8(1), 1–8.
Khairunissa, F., Dwiati, M., & Susanto, A. H. (2025). Some morphological and physiological characters of Vanda bensonii Bateman seedlings under colchicine application. Molekul, 20(3), 258–278.
Latrianto, A., Pitoyo, A., & Maylendra, C. T. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi asam salisilat dan benzyl amino purine (BAP) terhadap pertumbuhan protocorm anggrek Dendrobium stockelbuschii × Dendrobium calophyllum. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 8(1), 87–95.
Liferdi, Nuraini, F., Eriza, N., Yuniar, A. R., Kurniasih, D., & Nursandi, F. (2020). Standar Operasional Prosedur Anggrek, Seri Dendrobium. Direktorat Buah dan Florikultur, Kementerian Pertanian.
Mahrani, A., Idaheryana, I., Rahmah, I. L., Yulia, N. D., & Irawanto, R. (2025). Pengaruh lingkungan rumah kaca dengan kondisi koleksi anggrek di Kebun Raya Purwodadi. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Seri IV, 2(2), 248–256.
Mayrendra, C. T., & Pitoyo, A. (2022). Pengaruh pemberian variasi konsentrasi benzyl amino purine (BAP) dan naphthaleneacetic acid (NAA) terhadap pertumbuhan protocorm like bodies (PLB) anggrek Dendrobium verninha × lasianthera. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 8(1), 80–86.
Motte, H., Vereecke, D., Geelen, D., & Werbrouck, S. (2014). The molecular path to in vitro shoot regeneration. Biotechnology Advances, 32(1), 107–121.
Pradana, D. A., & Hartatik, S. (2019). Pengaruh kolkisin terhadap karakter morfologi tanaman terung (Solanum melongena L.). Berkala Ilmiah Pertanian, 2(4), 155–158.
Septasari, M., & Mercuriania, I. S. (2023). Inducing an axillary bud of Dendrobium Red Emperor ‘Prince’ with an addition of BAP in vitro. Indonesian Journal of Bioscience (IJOBI), 1(2), 74–84.
Supeno, & Sofhya, P. T. (2023). Benzylaminopurine (BAP) treatment on MS Medium (Murashige and Skoog Medium) for shoot regeneration of PLB (protocorm like bodies) natural orchid Dendrobium sp. Jurnal Biologica, 1(1), 35–42.
Safi’i, M., Sjamsijah, N., Prasetyo, H., Syaban, R. A., & Ermawati, N. (2024). Induksi poliploidi menggunakan perlakuan kolkisin pada anggrek bulan (Phalaenopsis sp.) secara in vivo. Agriprima Journal of Applied Agricultural Sciences, 8(1), 61–70.
Published
2026-04-01
How to Cite
DWIATI, Murni; SUSANTO, Agus Hery; YUNIATY, Alice. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK PKH KELURAHAN GRENDENG, PURWOKERTO UTARA, BANYUMAS MELALUI USAHA BUDIDAYA TANAMAN ANGGREK Dendrobium. Prosiding Seminar Nasonal LPPM UNSOED, [S.l.], v. 15, apr. 2026. ISSN 2985-9042. Available at: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/semnaslppm/article/view/21833>. Date accessed: 18 july 2026.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.