OPTIMALISASI KARANG TARUNA KARYA REMAJA MELALUI PELATIHAN SINERGI PEMUDA OLAHRAGA DAN WISATA (SPORTA) UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DESA SALAMERTA
Abstract
Desa Salamerta, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, memiliki berbagai potensi dalam pengembangan destinasi wisata berbasis alam. Namun demikian, pengelolaan potensi tersebut belum berjalan optimal karena keterbatasan sarana prasarana olahraga tradisional, kurangnya kapasitas karang taruna Karya Remaja, minimnya pemahaman nilai budaya olahraga tradisional serta kurangnya keterampilan pemanduan wisata dan digital marketing. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana melaksanakan program Sinergi Pemuda Olahraga dan Wisata (SPORTA) yang dilaksanakan melalui pelatihan terstruktur yang meliputi: (1) pelaksanaan olahraga tradisional seperti gobaksodor dan pembuatan sarana olahraga tradisional, (2) penyusunan paket wisata dan pemanduan wisata melalui permainan obstacle race dan gateball, (3) pemasaran digital berbasis komunikasi bilingual, dan (4) keamanan wisata melalui identifikasi cidera. Pelatihan diikuti oleh 20 anggota Karang Taruna dan dilaksanakan dengan metode ceramah, workshop, simulasi, praktik lapangan, diskusi kelompok, serta pendampingan oleh ahli di bidang masing-masing. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas dan pengetahuan peserta dalam pengelolaan kegiatan wisata berbasis olahraga tradisional. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang diuji menggunakan uji-T sampel berpasangan, terdapat peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan manajerial. Hal ini berarti program SPORTA terbukti efektif dalam memperkuat peran Karang Taruna sebagai penggerak utama pariwisata komunitas yang berkelanjutan di Desa Salamerta.
References
Dangi, T. B., & Jamal, T. (2016). An integrated approach to "sustainable community-based tourism". Sustainability (Switzerland), 8(5).
Khaldun, R. (2016). Pemberdayaan (pemuda) karang taruna dalam meningkatkan dan menumbuhkan minat bisnis kreatif di Desa Giri Madia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 12(2), 168–185.
Kusuma, I. J., Nurcahyo, P. J., Wahono, B. S., & Festiawan, R. (2020). Pola Pengembangan Wisata Olahraga Rumpit Bike And Adventure Di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal MensSana, 5(1), 46.
Kusuma, I. J., Wahono, B. S., Heza, F. N., Purwati, T., & Pratama, K. N. (2023). Pelatihan Team Building Games Bagi Pokdarwis Salamerta. Journal of Community Health Development, 4(1), 71.
Mayaka, M. A., Lacey, G., & Rogerson, C. M. (2020). Empowerment process in community-based tourism: Friend relationship perspective. Development Southern Africa, 37(5), 791–808.
Risma, W. S. (2020). The Socialization Of Gobak Sodor Traditional Sports As An Effort To Maintain The Values Of Local Wisdom. Abdimas Galuh, 2(2), 99–108.
Tohopi, R., Ngabito, F. M., & Mukdin, N. B. (2025). Implementasi Community-Based Tourism sebagai Strategi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 11(1), 159–171.
Wulandari, B., Arifin, F., & Irmawati, D. (2015). Peningkatan Kemampuan Kerjasama dalam Tim Melalui Pembelajaran Berbasis Lesson Study. Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education), 1(1), 9–16.
Yanti, D. (2020). Pengaruh Digital Marketing Terhadap Peningkatan Kunjungan Wisata Di Danau Toba (The Effect Of Digital Marketing Toward Enhancement Tourist Visit In Toba Lake). Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 11(1), 16–26.




