PENINGKATAN KAPASITAS ADAPTASI PETANI UNTUK MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM MELALUI PENGUATAN KELOMPOK TANI
Abstract
Perubahan iklim merupakan fenomena alam yang terjadi dan berdampak negatif pada sektor pertanian seperti penurunan jumlah panen, penurunan kualitas produksi, bahkan gagal panen. Untuk menghadapi berbagai masalah tersebut dibutuhkan peningkatan kapasitas adaptasi. Kapasitas adaptasi bisa dibangun melalui penguatan kelompok tani, akan tetapi kelompok tani belum berperan secara optimal. Untuk membantu penguatan kelompok tani yang pertama dilakukan adalah pengaktifan kembali peran kelompok tani. Metode yang dilakukan adalah bekerjasama dengan Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Wilayah Banyumas mengenai pengendalian hama penyakit ramah lingkungan dengan pemanfaatan agensia pengendali hayati. Penyuluhan diperlukan untuk peningkatan informasi dan kemampuan bagi petani untuk mengatasi berbagai hama yang muncul sebagai dampak dari perubahan iklim. Pemberantasan hama yang selama ini dilakukan oleh petani dilakukan secara sendiri-sendiri dan lebih banyak menggunakan bahan kimia, serta memiliki harga yang tidak murah. Pengetahuan petani mengenai pengendalian hama yang bersifat ramah lingkungan masih terbatas, oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan informasi mengenai pengendali hama penyakit yang ramah lingkungan, praktik secara langsung dan dikerjakan bersama-sama dalam kelompok tani. Kelompok tani beserta anggota melakukan praktik secara langsung pembuatan agensi pengendali hama penyakit menggunakan bahan-bahan yang murah dan banyak tersedia, sehingga memudahkan bagi petani untuk diterapkan.
References
Barokatuminalloh, Purwaningsih, Y., Mulyaningsih, T., & Daerobi, A. (2021). Perception and adaptation capacity of farmers to climate change. Annals of the Romanian Society for Cell Biology, 25(3), 5373–5382.
Candraningtyas, C. F., & Indrawan, M. (2023). Analisis efektifitas penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk peningkatan pertanian berkelanjutan. Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan, 10(2), 88–99.
Chen, H., Wang, J., & Huang, J. (2014). Policy support, social capital, and farmers' adaptation to drought in China. Global Environmental Change, 24, 193–202. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2013.11.010
Deressa, T. T., Hassan, R. M., & Ringler, C. (2011). Perception of and adaptation to climate change by farmers in the Nile Basin of Ethiopia. Journal of Agricultural Science, 149(1), 23–31. https://doi.org/10.1017/S0021859610000687
Edenhofer, O. (Ed.). (2015). Climate change 2014: Mitigation of climate change. Working Group III contribution to the Fifth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Cambridge University Press.
Jannah, M., Jannah, R., & Fahrunsyah. (2022). Kajian literatur: Penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) untuk meningkatkan pertumbuhan dan mengurangi pemakaian pupuk anorganik pada tanaman pertanian. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 5(1), 41–49.
Marzia, M., Mysiaka, J., & Santato, S. (2018). Comparing adaptive capacity index across scales: The case of Italy. Journal of Environmental Management, 223, 1023–1036. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.06.060
Roggero, M. (2015). Adapting institutions: Exploring climate adaptation through institutional economics and set relations. Ecological Economics, 118, 114–122. https://doi.org/10.1016/j.ecolecon.2015.07.022
Speranza, C. I., Wiesmann, U., & Rist, S. (2014). An indicator framework for assessing livelihood resilience in the context of social–ecological dynamics. Global Environmental Change, 28, 109–119. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2014.06.005
Sumaryanto. (2012). Enhancing climate change adaptation for food-crop farmers. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(2), 73–89.
Takahashi, B., Terracina-Hartman, C., Sopchak, A. R., & Selfa, T. (2016). Climate change perceptions of New York State farmers: The role of risk perceptions and adaptive capacity. Environmental Management, 58(2), 175–187. https://doi.org/10.1007/s00267-016-0742-y

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




