KOLABORASI KOLABORASI SOSIAL MEMBANGUN BANGSA (KOSABANGSA) UNTUK MENGENTASKAN KEMISKINAN EKSTRIM DI DESA TAMANSARI KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PRODUKSI TEPUNG SINGKONG TERMODIFIKASI (MOCAF)
Abstract
Jumlah penduduk miskin (Poor People) di Kabupaten Banyumas pada tahun 2021 adalah 232.900 jiwa atau 13,66 %. Dari data Bapedalitbang Kabupaten Banyumas diketahui bahwa pada tahun 2023 terdapat 43 desa miskin prioritas ekstrim di Jawa Tengah. Desa Tamansari merupakan salah satu desa di Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas yang berpredikat miskin ekstrim. Dilain pihak Desa Tamansari memiliki potensi produksi tanaman pangan seperti ubi pohon/singkong, yang sangat besar yaitu sebanyak 19.888,5 ton/tahun, namun singkong tersebut belum diberdayakan secara maksimal. Adanya unit-unit usaha pengolahan singkong masih sangat sederhana seperti pembuatan lanting, pembuatan ceriping, pekong (Keripik singkong) dan sejenisnya yang nilai tambahnya masih rendah. Melalui penerapan inovasi teknologi produksi tepung singkong termodifikasi (mocaf) menggunakan bimo CF hasil riset tim pendamping dari Universitas Jenderal Soedirman, terbukti singkong dapat ditingkatkan nilai tambahnya. Tepung dibuat melalui proses pengecilan ukuran, perendaman dengan sitrat yang diikuti dengan perendaman dengan bimo CF selama 48-72 jam. Kemudian dilanjutkan dengan pengeringan, penepungan dan pengayakan. Inovasi ini, dibutuhkan peralatan mesin slicer, fermentor, pengering surya dan kabinet, penepung dan pengayak. Harga produk tepung mocaf yang dihasilkan mencapai 15.000/kg dari sebelumnya singkong mentah sekitar Rp 2.500/kg. Keunggulan teknologi ini adalah menghasilkan tepung yang berwarna lebih putih dan bisa menjadi pengganti tepung terigu untuk produksi aneka pangan olahan turunan, seperti mie dan aneka produk bakeri (biscuit, egg rolls, muffin, brownies, dan pie).
References
Astuti, S.D. dan Listanti, R. 2018. Optimasi formula Mie Berbasis Tepung Talas Hasil Fermentasi Terkendali dengan Inokulum Komersial. Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Pedesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan VII. Purwokerto. 14-15 November 2018.
Astuti, S.D. dan Wibowo, C. 2021. Penerapan teknologi tepat guna pada produksi mie bebas gluten berbasis tepung singkong termodifikasi di Dalam Book Chapter Inovasi Teknologi Pangan, Menuju Indonesia Emas. IPB Press. 528 halaman: 129-134.
Astuti, S.D., N. Andarwulan, D. Fardiaz, dan E.H. Purnomo. 2017 Karakteristik tepung talas varietas bentul dan satoimo hasil fermentasi terkendali dengan inokulum komersial. J. Teknol. dan Industri Pangan. 28(2): 180 – 193.
Astuti, SD., Prihananto V, Nuraeni I. 2015. Kajian Sifat Fisikokimia Tepung Talas Hasil Fermentasi Terkendali dengan Inokulum Komersial dan Waktu Fermentasi yang Berbeda (The Study of Physicochemical Properties of Taro Flour Made through Controlled Fermentation with different type of Commercial Inoculum and fermentation time). Prosiding Seminar Nasional: Percepatan Desa Berdikari melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Teknologi”. Purwokerto, 20-21 November 2011.
Riwaldi S, Rosyad A. Analisis Penawaran Beras Di Kabupaten Banyumas. Journal of Agricultural Socio-Economic and Agribusiness (JASEA). 2022 Jul 6;1(1):11-20.
Statistik, Badan Pusat, Kabupaten Banyumas Dalam Angka, 2022.
Statistik, Badan Pusat, Kecamatan Karanglewas Dalam Angka, 2022.
Statistik, Badan Pusat, Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka, 2022.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.