PENINGKATAN LITERASI KEAMANAN OBAT PADA SWAMEDIKASI BAYI DAN BALITA DI DESA SUDIMARA CILONGOK
Abstract
Masalah keamanan obat pada swamedikasi menjadi perhatian penting bagi banyak orang terutama apabila diberikan kepada anak anak. Penggunaan obat pada anak terutama bayi dan balita tanpa pengetahuan dan informasi memadai dapat menyebabkan masalah kesehatan baru. Maka diperlukan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mendukung program gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat. Edukasi dilakukan pada masyarakat ibu ibu peserta posyandu terkait dengan swamedikasi pada bayi dan balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di desa sudimara kecamatan cilongok kabupaten banyumas mendapat antusias dari para peserta. Hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif peserta ketika dilakukan diskusi. Berdasarkan kegiatan ini tingkat pengetahuan peserta kegiatan edukasi kesehatan tentang swamedikasi meningkat. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan harapan peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat di Desa Sudimara kecamatan cilongok kabupaten banyumas mengenai penggunaan obat yang aman pada bayi dan balita.
References
Anggaranti, I. 2018. Profil Pelayanan Swamedikasi oleh Apoteker di 6 Apotek Kota Surakarta, Skripsi, Farmasi Universitas Muhhamadiyah, Surakarta.
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta, Jakarta.
Febrianti. Y., D. Milanita, dan B. Ardiningtyas. 2020. Analisis tingkat pengetahuan para ibu tentang swamedikasi pada anak di Kecamatan Cangkringan Yogyakarta, Jurnal Ilmiah Farmasi 16(1).
Harahap, N. A., K. Khairunnisa, dan J. Tanuwijaya. 2017. Pengetahuan Pasien dan Rasionalitas Swamedikasi di Tiga Apotek Kota Panyabungan. Jurnal Sains Farmasi & Klinis 3(2): 186-192.
Hilda, S., dan F. Dina. 2018. Pengaruh Faktor Usia, Jenis Kelamin, dan Pengetahuan Terhadap Swamedikasi Obat, , Edisi Khusus Seri 2. Viva Medika. Purwokerto.
Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2011. Pedoman Pelayanan Medik jilid II. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jakarta.
Irfan, I., dan D.R. Hidayat. 2020. Literasi Penggunaan Obat Dengan “Tanya Lima O”. Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat 7(1): 14-16.
Kementerian Kesehatan RI. 2011. Modul Penggunaan Obat Rasional. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
Kemenkes RI. 2022. Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/ Sirup pada. Pusat Komunikasi Publik. Jakarta.
Lei, X., H. Jiang, C. Liu, A. Ferrier, and J. Mugavin. 2018. Self-medication practice and associated factors among residents in Wuhan, China. International Journal of Environmental Research and Public Health 15(1).
Lufitasari, A., K. Khusna, R.S. Pambudi. 2021. Tingkat Pengetahuan Orang Tua Terhadap Swamedikasi Obat Demam Pada Anak Di Kelurahan Kerten Surakarta. SENRIABDI 1(1): 953-965.
Mahardika, A.B., S. Suryawati, R. Aji. 2016. Intervensi CBIA untuk meningkatkan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Penggunaan Antibiotik yang Rasional pada Anggota Bina Keluarga Balita. Jurnal Kedokteran Brawijaya 29 (2): 165–9.
Pratiwi, H., N. Choironi, dan Warsinah. 2017. Pengaruh edukasi Apoteker terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat terkait teknik penggunaan obat. Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2).
Setiawan, S.A., dan W.T. Utama. 2022. Pengetahuan Swamedikasi pada Ibu Rumah Tangga : Tinjauan Pustaka. Agromedicine 9(2).
Vainy, P., E. Untari, dan S. Rizkifani. 2020. Efektifitas pemberian edukasi (leaflet) terhadap pengetahuan swamedikasi diare anak pada orang tua murid taman kanak-kanak. Laporan Hasil Penelitian. Farmasi Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat.
Wibowo, M.A. 2023. Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dengan Swamedikasi Diare Anak Di Lingkungan Desa Pakulaut Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal. Skripsi. Farmasi Politeknik Harapan Bersama, Tegal.