PELATIHAN PREPARASI HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRAKTIKUM TAKSONOMI INVERTEBRATA PADA SISWA SMAN I RAWALO
Abstract
Sumber belajar hendaknya dapat memberikan kemudahan terhadap peserta didik untuk memperoleh sejumlah informasi, pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam proses pembelajaran. Dengan demikian melibatkan peserta didik secara langsung untuk mengenali keberadaan hewan Invertebrata di lingkungan sekolah merupakan salah satu metode yang dapat di tempuh dalam proses pembelajaran. Selain itu, juga didukung dengan pembuatan spesimen awetan. Terkait dengan hal tersebut, dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa serta guru mata pelajaran biologi pada SMAN 1 Rawalo Kabupaten Banyumas, maka telah dilakukan pelatihan dengan tujuan untuk pengenalan hewan invertebrata di lingkungan sekolah serta membuat spesimen awetan basah serta kering. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tahapan persiapan, implementasi, monev, dan keberlanjutan. Implementasi kegiatan menggunakan metode learning by doing dalam memberikan tutorial, mendemonstrasikan, praktik pengambilan sampel di alam dan melatih membuat spesimen awetan. Kegiatan yang dilakukan, telah berhasil membuat spesimen awetan basah untuk 5 jenis hewan yaitu: kepiting, udang, bekicot, laba-laba, kaki seribu dan awetan kering dari kupu-kupu serta belalang. Selain itu, juga telah terbit pakta perjanjian kerjasama antara Fakultas Biologi dengan SMAN 1 Rawalo
References
Hayat, M.S., S. Anggraeni dan S. Redjeki.2011. Pembelajaran Berbasis Praktikum Pada Konsep Invertebrata Untuk Pengembangan Sikap Ilmiah Siswa. Bioma. 2:141-152.
Munadi, Y. 2013. Media Pembelajaran. GP Press Group. Jakarta
Permendikbud No 21 Tahun 2016. Standar isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Rustaman, N.Y. 2005. Strategi belajar mengajar biologi. Universitas Negeri Malang, Malang.
Setiawan, I. G. A. N. 2008. Penerapan Pengajaran Kontekstual Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X2 SMA Laboratorium Singaraja. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 2(1), 42-59.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.