IMPLEMENTASI LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM BERTENAGA SURYA UNTUK FASILITAS UMUM BAGI WARGA DESA LIMBASARI KEC. BOBOTSARI KAB. PURBALINGGA
Abstract
Energi cahaya matahari dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Salah satu pemanfaatannya adalah sebagai lampu penerangan jalan umum (LPJU) bertenaga surya. LPJU ini memiliki panel surya sebagai penangkap energi dari cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan disimpan dalam baterai dan digunakan untuk menyalakan lampu penerangan jalan pada malam hari. Di daerah perdesaan LPJU tenaga surya ini sangat bermanfaat bagi warga untuk menerangi fasilitas jalan yang ada, tanpa perlu adanya ketergantungan energi dari PLN. Kondisi jalan umum yang terang di malam hari tentu akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat ketika melintas di jalan tersebut.
Di desa Limbasari, terdapat beberapa fasilitas umum yang minim penerangan, dan memiliki kesulitan tinggi jika harus menarik dari jalur listrik PLN. Sebagai salah satu penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan implementasi LPJU tenaga surya di desa Limbasari. Implementasi LPJU dilakukan di dua ruas jalan yang memang membutuhkan penerangan tambahan di malam hari. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan koordinasi dan partisipasi dari pengelola desa. Setelah diskusi ditentukan titik pemasangan pada dua titik yang dianggap berbahaya karena tanpa pencahayaan. Hasil dari kegiatan ini, dua ruas jalan tersebut menjadi lebih terang dan mobilitas warga pun lebih nyaman dan aman. Selain itu, warga desa Limbasari pun mendapat ilmu baru berupa prinsip kerja pembangkit listrik tenaga surya dan aplikasinya.
References
Anhalt, Jörgdieter. 2002. The Solar Home System and Its Adequate Design to Serve The End User (How Should A SHS Look Like ? - A Comparison to Practice). World Climate & Energy Event, January 6 – 11, 2002. http://www.rio02.de/proceedings/pdf/095_Anhalt.pdf
(diakses terakhir pada tanggal 20 September 2018)
Endecon Engineering. 2001. A Guide to Photovolvaic (PV), System Design and Installation. California Energy Commission Energy Technology Development Division. Sacramento, California
http://www.energy.ca.gov/reports/2001-09-04_500-01-020.PDF
(diakses terakhir pada tanggal 20 Oktober 2018)
Hankins, Mark. 2001. Small Solar Electric Systems for Africa. Published by Commonwealth Science Council, London, United Kingdom and Motif Creative Arts, Ltd. Naerobi, Kenya.
Kelompok Fotovoltaik P3TKKE – LSDE – BPPT. 2002. Buku Panduan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Penerangan Rumah (SHS). Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Sumberdaya Energi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta.
PT. PLN (Persero). 2015. Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2015 – 2024. Jakarta: PT. PLN (Persero).
Vervaart, M.R., dan F.D.J. Nieuwenhout. Solar Home Systems, Manual for the design and modification of Solar Home System components. ECN—Netherlands Energy Research Foundation Petten, The Netherlands. 2001.
http://www.worldbank.org/astae/qpp/ECN/AOS2131%20ECN%20Chap00.pdf (diakses terakhir pada 10 November 2015)
Veggiecycle. 2015. Portable Solar Generator on a Bike Trailer for Burning Man.
http://www.instructables.com/id/Portable-Solar-Generator-on-a-bike-trailer-for-Bur/ (diakses terakhir 10 November 2018)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.