PELATIHAN COPYWRITING, FOTO PRODUK SEDERHANA DAN VISUALISASI BROSUR BAGI PELAKU INDUSTRI PARIWISATA DAN UMKM DESA WISATA NUSANTARA BANYUMAS
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini memiliki dua tujuan yakni untuk (1) memberikan pengetahuan (knowledge) tentang copywriting, foto produk sederhana dan visualisasi brosur, (2) memberikan ketrampilan (skill) membuat copywriting, teknik foto produk sederhana dan teknik visualisasi brosur. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan kegiatan pemaparan, pelatihan dan pendampingan yang meliputi kegiatan building knowledge, modelling, joint construction dan independent construction. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ada tiga jenis evaluasi: (1) tahap awal melalui Pre-test. Pertanyaan diajukan melalui Google form guna mengetahui tingkat pengetahuan awal, (2) tahap pelaksanaan kegiatan/ proses kegiatan melalui pengamatan, diskusi, praktek dan penilaian produk akhir (3) tahap akhir melalui post- test, penilaian jawaban berguna untuk mengetahui peningkatan pengetahuan setelah mengikuti PkM ini. Dengan tahap evaluasi ini, ranah knowledge dan skill para peserta dievaluasi guna mengetahui peningkatan pemahaman mereka tentang pengetahuan dan ketrampilan copywriting, foto produk dan visualisasi brosur. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan copywriting, foto produk dan visualisasi brosur dan terdapat peningkatan ketrampilan (skill) membuat copywriting, foto produk sederhana dan visualisasi brosur. Melalui kegiatan ini, permasalahan yang meliputi aspek optimalisasi pengetahuan dan ketrampilan copywriting, foto produk sederhana dan visualisasi brosur dapat terselesaikan.
References
Clark, R. & Ivanič, R. (1999). Raising Critical Awareness of Language: A Curriculum Aim for the New Millenium. Language Awareness, Vol. 8, No.2, pp. 63-70
Communication, M. (2020). Central University of Odisha Koraput.
Hermawati, S., & Milawaty, Y. (2016). Potensi Industri Pariwisata Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 21(3), 96961.
Kemenparekraf/Baparekraf RI. (2022). Adwi 2022 - Jadesta. Jadesta. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/
Kemenparekraf. (2022). SIARAN PERS : Indeks Kinerja Pariwisata Indonesia Raih Peringkat ke-32 Besar Dunia Menurut WEF. https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-indeks-kinerja-pariwisata- indonesia-raih-peringkat-ke-32-besar-dunia-menurut-wec
Lail, I. (2022). The Implementation of Genre Based Approach in Teaching Recount Text to Promote Students Writing Skill. Research on English Language Teaching in Indonesia, 09(03), 93–101.
Mingsakoon, P., & Srinon, U. (2018). Development of Secondary School Students’ Generic Structure Execution in Personal Experience Recount Writing Texts through SFL Genre-based Approach. Advances in Language and Literary Studies, 9(6), 112. https://doi.org/10.7575/aiac.alls.v.9n.6p.112
Nuranindya, Dian. (2012). Proses Pembentukan Brand Awareness dan Brand Image melalui Penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) Pada Produk Jasa Baru. Jakarta: Universitas Indonesia.
Puspitasari,Indah.(2021). Book Chapter Gaya Bahasa promosi pariwisata sebelum dan pasca Covid. Bali : Penerbit Yaguwipa
Puspitasari, Indah, and Kristianto Setiawan (2022). Project-Based Learning for English Diploma Program Students: Implementation and Challenges in Online Learning. no. 2.
Puspitasari, I. (2018). Developing English for Tourism Materials Trough Stakeholders� Needs Analysis. English Review: Journal of English Education, 7(1), 147. https://doi.org/10.25134/erjee.v7i1.1534
Puspitasari, Indah, and Tri Wahyu Setiawan Prasetyoningsih.. (2021) “The Use of Cohesive Devices and Factors Influence Unsuccessful Coherence in Community-Based Tourism Text.” Jurnal Lingua Idea, vol. 12, no. 1, 2021, p. 84, doi:10.20884/1.jli.2021.12.1.3899.
Sirakaya, E. & Sonmez, S. (2000). Gender images in state tourism brochures: an overlooked area in socially responsible tourism marketing: Journal of Travel Research, vol. 38. no. 4, pp. 353-362
Traditional, C. O. F., & Electronic, M. W. (n.d.). Media With Electronic.
Optional Module 7A, 23–31.
Ulinnuha R., Wening U.,& Wijaya Y. (2013). Critical Discourse Analysis: Theory and Method in Social and Literary Framework. Indonesian Journal of Applied Linguistiks, Vol. 2 No. 2, pp. 262-27Wodak, R. and Meyer, M. (eds.). (2001). Methods of critical discourse analysis.London: Sage.
Vani, R. V., Priscilia, S. O., & Adianto, A. (2020). Model Pentahelix Dalam Mengembangkan Potensi Wisata di Kota Pekanbaru. Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area, 8(1), 63–70. https://doi.org/10.31289/publika.v8i1.3361
Wolf, M., Sims, J., & Yang, H. (2017). Social media? What social media? UK Academy for Information Systems Conference Proceedings 2018, 1–18. Wuryaningrum, R. (2020). The Effectiveness of The Implementation of Critical Discourse Analysis Insurance Advertising in Argumentative Writing Learning for University Students. Journal Retorika, Volume 13, No. 1,pp. 11–21 DOI: 10.26858/retorika.13i1.11311
Yunianto, I. (2021). TEKNIK FOTOGRAFI, Belajar Daris Basic Hingga Professional. In Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.https://penerbit.stekom.ac.id/index.php/yayasanpat/article/download/213/239

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.