PERAN ORANG TUA DALAM PEMENUHAN GIZI ANAK DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN
Abstract
1000 hari pertama kehidupan anak, yang dimulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan periode kritis dalam perkembangan kognitif, fisik, dan emosional anak. Salah satu aspek yang paling menentukan dalam periode ini adalah pemenuhan gizi yang adekuat. Hasil riset menunjukkan bahwa kekurangan gizi pada periode ini dapat mengakibatkan gangguan perkembangan otak, keterlambatan pertumbuhan, serta penurunan kemampuan belajar di kemudian hari. Peran orang tua, khususnya ibu, sangat besar dalam memastikan terpenuhinya gizi anak selama 1000 hari pertama kehidupan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini, menekankan peran strategis orang tua terutama ibu, dalam memastikan pemenuhan gizi yang optimal bagi anak selama 1000 hari pertama kehidupannya. Kegiatan ini dilakukan pada ibu yang memiliki anak balita di Posyandu Mugi Lestari 13, Desa Kedung Bunder, Kabupaten Banyumas. Serangkaian kegiatan dilakukan melalui pengisian kuesioner, penyuluhan, dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi anak meningkat. Dengan demikian, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat optimal sehingga stunting dapat dicegah.
References
Aboud, F. E., Moore, A. C., Nahil, M. I., Moindzana, N., Manji, S., & Ponguta, L. A. 2021b. Caregiver Feeding Behaviors and Dietary Diversity in Young Child Nutrition Interventions in Low-Resource Settings-a Research Agenda. Current Developments in Nutrition 5(4): 42.
Abuya, Benta A., James Ciera, & Elizabeth Kimani-Murage. 2012. Effect of Mother’s Education on Child’s Nutritional Status in the Slums of Nairobi. Biomedcentral Pediatrics 12(1):1.
BAPPENAS RI. 2012. Pedoman Perencanaan Program Gerakan Sadar Gizi dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK):1-8.
Dewey, K. G. 2013. The Challenge of Meeting Nutrient Needs of Infants and Young Children During the Period of Complementary Feeding: an Evolutionary Perspective. The Journal of nutrition143(12): 2050-2054.
Fadhila, I. 2023. Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak yang Tak Bisa Diulang. https://hellosehat.com/parenting/bayi/bayi-1-tahun-pertama/1000-hari-pertama-kehidupan/. Diakses 18 Agustus 2023.
Fikawati S, & Syafiq A. 2017. Kajian Implementasi Intervensi Gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan di
Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan 45(4): 233-240.
Hanifah, R. N., Hadi, H., & Julia, M. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Stunting dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 12-59 Bulan. Jurnal Keperawatan 10(2).
Prado EL, Abbeddou S, Jimenez EY, Some JW, Ouedraogo ZP, Yakes E, Diouf S, Leandro C, Dewey KG, Brown KH, Hess SY, & Vosti SA. 2019. Effects of an Intervention Providing Maternal Nutrition Recommendations and Counselling in Burkina Faso: The Nutri Counselling for Optimal Growth Study. Maternal and Child Nutrition 15(3): 12817.
Prado, E. L., & Dewey, K. G. 2019. Nutrition and Brain Development: Social Policy Implications. The American journal of clinical nutrition109(3) : 485S–485S.
Rahmatika, D., Paramashanti, B. A., & Hadi, H. 2021. Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu tentang Gizi dengan Status Gizi Balita. Jurnal Kesehatan 12(1): 58-65.
Rahmawati NT, Khomsan A, Sukandar D, Anwar F, & Mudjajanto ES. 2018. Peran Ibu dalam Pemenuhan Gizi pada Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 14(4): 153-162.
Santika, O., Februhartanty, J., & Ariawan, I. 2021. Mother’s Nutrition Knowledge and Education are Determinants for Stunted Under-Five Children. Biomedcentral Public Health 21(1): 1-8.
Sari, D. K., Dewi, Y. L. R., & Rahfiludin, M. Z. 2020. Pengaruh Pendidikan dan Pekerjaan Ibu Terhadap Pengetahuan Gizi Ibu dalam Pemberian MP-ASI. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal 10(1): 41-46.
Sukmara H.A. 2016. Pentingnya Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak Usia Dini. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (2016): 124-131.
Ulfani DH, Martianto D, & Baliwati YF. 2011. Faktor-Faktor Sosial Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Kaitannya dengan Masalah Gizi Underweight, Stunted, dan Wasted di
Indonesia: Pendekatan Ekologi Gizi. Jurnal Gizi dan Pangan 6(1): 63-4.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.