Uncovers The Dynamics of The State Civil Apparatus in Indonesia: Implications for Governance and Institutional Quality
Abstrak
Dinamika Aparatur Sipil Negara di Indonesia memberikan perhatian khusus pada isu tata kelola dan kualitas kelembagaan. Harus diakui, dinamika ini menunjukkan proses marginalisasi dalam politik-administrasi, yang memengaruhi profesionalisme, integritas, dan netralitas Aparatur Sipil Negara, seiring upaya pengurangan regulasi dari intervensi pemerintah pusat. Selanjutnya, hal ini mengungkap kesenjangan dampak kelembagaan dengan kaitan lain, seperti dekonstruksi mekanisme pengawasan yang dipimpin negara, dan dampak jangka panjang tata kelola dan kualitas kelembagaan. Melalui metode deskriptif kualitatif dan tinjauan argumentatif, ditemukan bahwa implikasi proses marginalisasi terhadap tata kelola dan kualitas kelembagaan mendistorsi prinsip-prinsip fundamental yang didasarkan pada perangkat kekuasaan politik, serta menampilkan inefisiensi, penyalahgunaan kekuasaan, dan korupsi, sekaligus mengurangi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah. Menariknya, urgensi komitmen eksekutif dan legislatif dari dinamika ini hanya mengutamakan kepentingan kelompok di balik agenda politik yang dirancang untuk memengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara. Dengan demikian, penelitian ini menyiratkan bahwa tata kelola pemerintahan dan kualitas kelembagaan merupakan elemen penghubung yang menjamin berjalannya fungsi kegiatan pemerintahan melalui Aparatur Sipil Negara, dan perspektif peneliti memberikan informasi tentang bagaimana intervensi politik, jika tidak dicegah, akan mempengaruhi momentum reformasi dan fungsi administrasi.