Implementasi Restorative Justice Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana Kekerasan Terhadap Orang Atau Barang (Studi Kasus Di Kejaksaan Negeri Subang)

  • Vania Diva Karina Universitas Jenderal Soedirman
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20884/1.jkhs.2025.2.2.19172

Abstrak

Korban dalam suatu tindak pidana seringkali terabaikan hak-haknya dan tidak menjadi oritentasi utama dalam sistem peradilan pidana, keadaan yang berkesinambungan ini kemudian memunculkan konsep restorative justice. Restorative justice merupakan alternatif penyelesaian perkara pidana yang menyertakan korban, pelaku, serta perwakilan masyarakat dengan menekankan pada pemulihan kembali seperti sebelum terjadinya tindak pidana. Penelitian ini ditujukan dalam rangka memahami proses perumusan kesepakatan dalam restorative justice perkara kekerasan terhadap orang atau barang di Kejaksaan Negeri Subang dan mendeskripsikan peran serta masyarakat dalam perumusan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan merupakan socio legal research dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, data dihimpun dari wawancara, telaah dokumen, dan telaah referensi. Penelitian ini menemukan bahwa proses kesepakatan memberikan kesempatan yang sama bagi Korban, Pelaku, dan Perwakilan Masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya dalam rangka berdamai. Proses ini, secara berurutan dimulai dari memberikan kesempatan kepada korban untuk menjelaskan permintaan perbaikan keadaan, tanggapan Pelaku terhadap permintaan tersebut, dan tanggapan Perwakilan Masyarakat terhadap kesepakatan. Peran serta Perwakilan Masyarakat juga termasuk memantau pelaksanaan kesepakatan yang dilakukan oleh Pelaku terhadap Korban. Terkait hal tersebut perlu adanya pelatihan bagi Jaksa Penuntut Umum untuk memfasilitasi mediasi dan merumuskan kriteria dari Perwakilan Masyarakat.

Diterbitkan
2025-10-17
##submission.howToCite##
KARINA, Vania Diva. Implementasi Restorative Justice Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana Kekerasan Terhadap Orang Atau Barang (Studi Kasus Di Kejaksaan Negeri Subang). Jurnal Kajian Hukum dan Sosial (JKHS), [S.l.], v. 2, n. 2, p. 120-136, oct. 2025. ISSN 0000-0000. Tersedia pada: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jkhs/article/view/19172>. Tanggal Akses: 05 apr. 2026 doi: https://doi.org/10.20884/1.jkhs.2025.2.2.19172.
Bagian
Articles