“ONO NIHA”: INKLUSIVITAS MASYARAKAT NIAS DI SALATIGA

  • Novanita Halawa Universitas Kristen Satya Wacana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.20884/jis.v5i1.16706

Abstrak

Penelitian ini membahas tentang makna konsep “Ono Niha” sebagai filosofi identitas masyarakat Nias yang merantau ke Kota Salatiga, khususnya pada masyarakat Ikaoni. “Ono Niha” yang secara harfiah berarti anak manusia atau keturunan manusia, dimaknai bukan hanya sebagai penanda etnis, tetapi sebagai nilai kemanusiaan universal yang mendorong sikap inklusif, solidaritas, dan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep tersebut dikonstruksi, dimaknai, dan dipraktikkan oleh masyarakat Nias di perantauan dalam membangun relasi sosial lintas budaya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruktivisme, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap warga masyarakat Ikaoni di Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Nias menginternalisasi nilai “Ono Niha” melalui proses interaksi sosial yang memungkinkan mereka untuk menyesuaikan identitas budaya mereka dengan konteks lokal tanpa kehilangan identitas mereka. Proses adaptasi ini mencerminkan sikap terbuka, toleran, dan keterampilan negosiasi budaya yang tinggi. Konsep “Ono Niha” terbukti berperan sebagai landasan moral dan sosial yang memperkuat integrasi sosial dan menciptakan ruang inklusif bagi keberagaman. Diharapkan temuan ini dapat memperkaya kajian tentang peran nilai-nilai budaya lokal dalam membangun harmoni sosial, sekaligus berkontribusi pada pengembangan kebijakan multikulturalisme di Indonesia.


Kata Kunci: Ono Niha, Inklusivitas, Komunitas Ikaoni, Nias, Salatiga, Multikulturalisme


 

Referensi

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1991). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Penguin Books.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y.S. (2022). The SAGE Handbook of Qualitative Research. SAGE Publications.
Harefa, A. (2013). Eksistensi fondrakö dalam hukum adat Nias. Jurnal Hukum & Budaya Nias, 4(2).
Hendro Prabowo, & Agus Suparman. (2005). Masalah etnisitas dan tata ruang di Indonesia. In Proceeding. Seminar Nasional PESAT 2005 (Universitas Gunadarma).
Hofstede, G. (2001). Culture’s consequences: Comparing values, behaviors, institutions and organizations across nations (2nd ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/cultures-consequences/book9713
Leong, C. H., & Ward, C. (2006). ”Intercultural Relations Inplural Societies: Theory, Research and Apllication” In Book: Cambridge handbook of acculturation psychology. Cambridge University Press, UK
Lee, E. S. (1966). A theory of migration. Demography, 3(1), 47–57.
Miller, F. A., & Katz, J. H. (2009). The inclusion breakthrough: Unleashing the real power of diversity. Berrett-Koehler Publishers.
Nugroho, H. S., & Rahman, A. (2019). Inklusivitas sosial dalam komunitas etnis minoritas di kota multikultural. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 11(2), 89–99. https://doi.org/10.24198/jkm.v11i2.23456
Panjaitan, Rahel (2023, 10 Oktober). ”Diyakini sebagai Leluhur Suku Nias, Apa Arti Ono Niha?”. travel.okezone.com, dari https://travel.okezone.com/read/2023/10/10/406/2898223/diyakini-sebagai-leluhur-suku-nias-apa-arti-ono-niha
Parekh, B. (2000). Rethinking multiculturalism: Cultural diversity and political theory. Harvard University Press.
Pemerintah Kota Salatiga. (n.d.). Selayang pandang. https://salatiga.go.id/tentang-salatiga/selayang-pandang/
Rahardjo, M. (2010). Triangulasi dalam penelitian kualitatif. https://uin-malang.ac.id/r/101001/triangulasi-dalam-penelitian-kualitatif.html
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif kualitatif R&D. Alphabeta.
Suwartiningsih, Sri. & Samiyono, David. (2014). ”Kearifan Lokal Masyarakat Nias Dalam Mempertahankan Harmoni Sosial”. Tersedia dari http://repository.uksw.edu/handle/123456789/5183
Wiratomo, A. P., & Pianto, D. (2024). Dinamika multikultural masyarakat Salatiga terhadap penguatan integrasi nasional. Jurnal Multikulturalisme Indonesia, 10(1), 45–60. https://doi.org/10.1234/jmi.2024.10.1.45
Diterbitkan
2025-10-23
##submission.howToCite##
HALAWA, Novanita. “ONO NIHA”: INKLUSIVITAS MASYARAKAT NIAS DI SALATIGA. Jurnal Interaksi Sosiologi, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 1-25, oct. 2025. ISSN 1412-7229. Tersedia pada: <https://jos.unsoed.ac.id/index.php/jis/article/view/16706>. Tanggal Akses: 30 apr. 2026 doi: https://doi.org/10.20884/jis.v5i1.16706.
Bagian
Jurnal Interaksi Volume 5 Nomor 1 2025